Waktu Tepat untuk Imunisasi Si Kecil

Kompas.com - 06/01/2012, 23:17 WIB

KOMPAS.com - Banyak orangtua terpaksa harus begadang semalaman tanpa istirahat karena sang bayi mengalami demam setelah mendapat imunisasi pertamanya. Ternyata, studi terakhir menyebutkan bahwa hal ini dapat dicegah apabila para orangtua membawa anaknya ke dokter pada waktu yang tepat.

Riset yang dimuat pada jurnal Pediatrics ini memaparkan, imunisasi akan bekerja lebih baik apabila setelah disuntikkan para bayi itu tertidur dalam waktu lama. Dan riset tersebut secara spesifik menyarankan agar para orangtua mengimunisasi anaknya setelah pukul 13.30. Setelah imunisasi, bayi akan tidur dengan lebih nyenyak, terlepas apakah orangtua memberikan obat penurun panas (acetaminophen) atau tidak. Perubahan lama waktu tidur ini juga akan disertai dengan meningkatnya suhu badan, yang memberi tanda bahwa vaksin sedang bekerja.

"Berdasarkan dari apa yang kita telah ketahui tentang manfaat tidur dan sistem ketahanan tubuh, para orangtua sebaiknya mencoba untuk membantu bayi-bayinya tidur lebih nyenyak beberapa hari sebelum dan setelah imunisasi," kata Linda Franck, perawat khusus anak dari University of California, San Francisco. Dan, membawa bayi untuk menerima imunisasi pada saat yang tepat dapat mengurangi risiko begadang semalaman bagi para orangtua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau