F1

Galau, Bruno Senna Belum Dapat Tempat di Musim 2012

Kompas.com - 07/01/2012, 11:58 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pebalap F1, Bruno Senna, masih galau dengan nasibnya di ajang balap itu pada musim 2012.  Setelah dilepas tim Lotus Renault, keponakan juara dunia F1 tiga kali, Ayrton Senna, belum mendapat kontrak tetap sebagai pebalap di tim mana pun.

Senna sempat diisukan sudah dekat dan hampir menandatangani kontrak dengan tim Williams yang masih membutuhkan satu pebalap lagi untuk musim 2012. Beberapa pihak bahkan mendesak perusahaan telekomunikasi Brasil, Embratel, untuk mensponsori tim Williams guna menggantikan AT&T agar pebalap asal Brasil itu dapat masuk ke tim Williams.

Langkah semacam itu pernah dilakukan oleh perusahaan minyak nasional Venezuela, yang mensponsori tim Williams, guna memasukkan Pastor Maldonado dalam jajaran pebalap tim itu. Langkah tersebut dipandang perlu karena Senna harus bersaing dengan Rubens Barrichello, Adrian Sutil,  Jaime Alguersuari, dan Vitantonio Liuzzi.

”Meskipun ada banyak rumor, situasi saya masih sama seperti awal musim kompetisi sebelumnya. Saya belum bergabung dengan tim mana pun dan masih harus berjuang untuk mendapat sebuah tempat di F1,” tulis Senna dalam halaman akun Facebook-nya, Jumat (6/1/2012).

Senna memulai debutnya di F1 pada musim 2010 dengan tim Hispania dan tampil memuaskan di akhir musim. Di musim 2011, Senna ditunjuk menggantikan posisi Nick Heidfeld di tim Lotus Renault untuk berlaga pada delapan seri tersisa.

Senna sebenarnya ingin bertahan di tim Lotus Renault, tetapi tim itu lebih memilih Romain Grosjean dan Kimi Raikkonen untuk menjadi pebalapnya di musim 2012. (ECA)

Sumber : crashnet

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau