Bulu tangkis

Chong Wei Kembali Tantang Lin Dan

Kompas.com - 08/01/2012, 04:57 WIB

Seoul, Sabtu - Dua pebulu tangkis terbaik dunia, Lin Dan dari China dan Lee Chong Wei dari Malaysia, akan kembali berhadapan di final Victor Korea Open Super Series Premier, Minggu (8/1). Di semifinal, Sabtu, Lin Dan dan Chong Wei menang dua set tanpa balas.

Lee Chong Wei bermain agresif saat menghadapi Du Pengyu dari China. Pengyu yang berusaha bermain reli langsung ditekan oleh Chong Wei sejak gim pertama sehingga jawara Malaysia itu menang mudah dengan skor 21-8.

Di set kedua, Pengyu berusaha keluar dari tekanan Chong Wei di sepuluh angka pertama. Namun, Chong Wei kembali menekan dan mengakhiri set kedua dengan skor 21-13 dengan waktu total hanya 37 menit.

Sementara itu, Lin Dan harus bekerja keras untuk mengalahkan Sho Sasaki dari Jepang. Di gim pertama, Lin Dan mengalahkan Sasaki dengan skor 21-16. Di gim kedua, stamina Sasaki yang mulai terkuras membuat Lin Dan menang dengan lebih meyakinkan, 21-14, dalam waktu 47 menit.

Seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, laga Lin Dan versus Chong Wei kali ini layak disebut sebagai final impian. Kedua pemain itu saling mengalahkan sejak 2004 dengan sejumlah partai terakhir dimenangi Lin Dan.

Berdasarkan data statistik Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Lin Dan menang 18 kali dari 26 kali partai melawan Chong Wei. Sepanjang 2011, keduanya sudah bertemu lima kali dan Lin Dan mampu memenangi empat laga.

Kemenangan Li Dan terjadi di Korea Terbuka, Kejuaraan Dunia BWF, Hongkong Terbuka, dan China Terbuka. Tiga dari empat kemenangan itu harus melalui pertarungan tiga gim. Sementara Chong Wei mampu mengalahkan Lin Dan di All England dengan dua gim langsung.

Pelatih tunggal putra Malaysia, Tey Seu Bock, mengatakan, penggunaan kok jenis baru yang lebih lambat dibandingkan jenis sebelumnya bakal menyulitkan pertandingan Lin Dan lawan Chong Wei, yang sama-sama bertipe agresif.

”Kecepatan kok yang lebih lambat dibandingkan kok sebelumnya akan merugikan kedua pemain. Penggunaan kok jenis ini akan sangat menguras tenaga kedua pemain,” kata Bock.

China dominan

Selain di tunggal putra, China menempatkan lima wakilnya di partai final. Di tunggal putri akan terjadi final sesama China, antara Wang Shixian dan Jiang Yanjiao.

Di ganda putra, Cai Yun/Fu Haifeng akan menghadapi ganda Korsel, Jung Jae-sung/Lee Yong- dae. Di semifinal, Yun/Haifeng mengalahkan ganda Korsel lainnya, Ko Sung-hyun/Yoo Yeon-seong, dengan 21-13, 21-14.

Di ganda putri, pasangan China, Tian Qing/Zhao Yunlei, juga akan bertemu ganda Korsel, Ha Jung- eun/Kim Min-jung, di final.

Ganda campuran China, Xu Chen/Ma Jin, bakal ditantang ganda Korsel, Lee Yong-dae/Ha Jung-eun, di final. Semua pemain Indonesia terhenti di perempat final. (AFP/ECA)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau