Dinas P2B Panggil Kontraktor Reklame Roboh

Kompas.com - 08/01/2012, 20:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta akan mengadakan pertemuan dengan kontraktor reklame untuk membahas konstruksi reklame. Pertemuan itu dilakukan agar tak ada lagi kejadian reklame roboh akibat hujan angin.

Kepala (Plh) Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Wiriatmoko mengatakan, pertemuan itu aka diselenggarakan pekan depan. Ia berpendapat bahwa konstruksi reklame yang ada saat ini seharusnya lebih diperkuat sehingga tidak mudah roboh jika terkena dan membahayakan para pengguna jalan di dekatnya. "Diperkuat sekitar 20 persen agar tidak mudah roboh harusnya," kata Wiriatmoko, Minggu (8/1/2012) di Jakarta.

Ia mengatakan, harus ada penanggungjawab kontruksi reklame sebelum biro reklame yang bersangkutan mengajukan izin pemasangan reklame. Dengan demikian, jika ada reklame yang tidak sesuai dengan standar konstruksi, Dinas Perpajakan DKI Jakarta dapat memberikan tindakan langsung. "Jika terjadi kecelakaan karena papan reklame, korban bisa menuntut ke kontraktor reklame," ujarnya.

Sebanyak enam papan reklame roboh akibat terpaan hujan angin pada Kamis (5/1/2012). Kejadian itu menyebabkan satu korban tewas akibat tertimpa papan reklame yang roboh dan tersengat aliran listrik di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau