JAKARTA, KOMPAS.com — Sepanjang tahun 2011, harga beras melambung melampaui inflasi. Harga beras rata-rata kualitas medium naik 13,2 persen, sementara inflasi hanya 3,79 persen.
Tahun ini harga beras diperkirakan masih akan merangkak naik bahkan menembus level Rp 9.000 per kilogram.
Menurut data pantauan harga Kementerian Perdagangan, harga beras rata-rata tahun 2011 tercatat Rp 7.372 per kg, naik Rp 860 per kg dari tahun 2010. Harga beras rata-rata tertinggi tahun 2011 terjadi pada bulan Desember, yakni 7.802 per kg, sementara terendah di bulan Mei 7.040 per kg.
Memasuki tahun 2012, harga beras masih menunjukkan tren naik. Harga beras rata-rata bulan Januari tercatat Rp 7.970 per kg. Harga beras termurah terjadi di Gorontalo Rp 6.250 per kg dan termahal di Manokwari seharga Rp 11.000 per kg.
”Kenaikan harga beras menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar,” kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin.
Menurut dia, kenaikan harga beras masih akan berkontribusi atas inflasi hingga Februari 2012. Alasannya karena kenaikan masih akan berlanjut sampai musim panen raya tiba. Berdasarkan siklus tahunan, panen raya dimulai bulan Februari hingga April.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang