SINGKAWANG, KOMPAS.com - Banjir di Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat mulai terjadi pada 26 Desember 2011 lalu akibat jebolnya tanggul Sungai Semelagi. Hingga Senin (9/1/2012), banjir masih merendam sejumlah kawasan Singkawang Utara kendati sudah mulai surut.
Wali Kota Hasan Karman mengungkapkan, genangan di Singkawang Utara membutuhkan waktu lama untuk surut karena tergantung kondisi hulu.
"Sungai Semelagi memiliki hulu di Kabupaten Bengkayang. Hujan di sana kadang turun kadang terang sehingga membuat genangan di Singkawang Utara agak lama surutnya," kata Hasan Karman.
Banjir itu menggenangi 80 rumah warga, 195 halaman rumah warga, dan memaksa 161 jiwa mengungsi. "Pengungsi di posko-posko sudah kembali lagi ke rumah setelah air agak surut. Namun, kami tetap meminta mereka bersiap-siap karena kita tidak bisa memprediksi kondisi hulu sungai," kata Hasan Karman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang