BPK Periksa Anggaran Kemendikbud

Kompas.com - 09/01/2012, 19:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pemeriksa Keuangan bakal fokus memeriksa pemanfaatan anggaran pendidikan, utamanya yang langsung berdampak pada siswa dan guru.

Dana-dana pendidikan yang bakal dijadkani fokus pemeriksaan mulai dari beasiswa bagi siswa miskin, bantuan operasional sekolah, rehabilitasi sekolah, hingga sertifikasi guru.

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil di Jakarta, Senin (9/1/2012), mengatakan pendidikan mendapat keistimewaan luar biasa di negeri ini. Has ini terlihat dari komitmen pemerintah yang sangat jelas dengan mengalokasikan minimal 20 persen APBN untuk pendidikan.

"Jangan sampai dana pendidikan yang besar dan etrus meningkat itu, tidak bermakna apa-apa bagi masyarakat. Kebijakan pemerintah untuk pendidikan bisa saja bagus, tetapi kenyataannya di lapangan, banyak persoalan. Ini yang perlu diperiksa," kata Rizal.

Rizal mengingatkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk tidak mengubah-ubah mekanisme penyaluran dana BOS. "BPK akan kesulitan untuk memeriksa jika aturan BOS terus berubah. Bukan cuma kami, kepala sekolah dan biro keuangan di daerah juga bakal kebingungan," kata Rizal.

Keluhan soal dana sertifikasi guru dan pembayaran tunjangan profesi guru juga bakal dapat perhatian khusu dari BPK. Anggaran negara untuk sertifikasi guru ini semnagatnya untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan guur.

"Ada keluhan juga soal dana sertifikasi guru ini. Termasuk juga ada kecurigaan dana sertifikasi guru 'diendapkan' di daerah. Ini akan kami cek," kata Rizal.

Menurut Rizal, pemeriksaan yang dilakukan BPK bukan semata-mata untuk mencari kesalahan. Namun, mendorong semua pihak untuk membenahi pemanfaatan dana pendidikan secara baik sehingga betul-betul dapat memajukan pendidikan nasional.

"Kami mendorong supaya Kemendikbud terdepan dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik. Dunia pendidikan harus paling depan memerangi korupsi," kata Rizal. 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau