Papan Reklame Jakarta Rentan Roboh

Kompas.com - 09/01/2012, 21:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemeriksaan terhadap konstruksi panggung reklame di lima wilayah Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi robohnya papan reklame jika Jakarta kembali diterpa hujan angin seperti beberapa waktu lalu.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan bahwa terdapat beberapa kejanggalan perizinan konstruksi panggung reklame di wilayahnya. Karena ada panggung reklame yang secara perhitungan konstruksi saja dinilai membahayakan warga yang melintas di jalan alias mudah roboh.

"Mungkin minggu ini akan ada tindakan-tindakan yang cukup drastis. Di antaranya menurunkan panggung-panggung reklame yang secara konstruktif tidak bisa dipertanggungjawabkan kekuatannya," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Balaikota, Jakarta, Senin (9/1/2012).

Tahap awal akan dilakukan pemeriksaan terhadap panggung reklame milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meski panggung reklame milik Pemprov DKI dapat dibilang cukup kuat. "Kami akan mulai dengan panggung-panggung reklame yang dimiliki oleh Pemprov sendiri," tutur Foke.

Menurutnya, beberapa panggung reklame milik kontraktor yang ada saat ini tidak cukup kuat jika harus menanggung beban dinamis seperti adanya angin kencang. Sehingga kemungkinan roboh menjadi lebih besar.

"Kalau dalam keadaan diam tidak apa. Tapi kalau mendadak ada angin kencang seperti waktu itu, papan reklamenya tidak mampu bertahan dan roboh," jelasnya.

Sesuai dengan kontrak jika terjadi kecelakaan akibat papan reklame roboh maka kerugian ditanggung oleh pemilik papan reklame. "Dalam kontrak antara Pemprov dengan pengelola panggung reklame, ini menjadi bagian dari tanggung jawab si pengelola. Tapi yang diinginkan tidak terjadi bencana. Itu lah kami ambil langkah-langkah preventif," tandasnya.

Saat ini, jumlah papan reklame milik Pemprov DKI Jakarta ada sebanyak 160 buah dan milik swasta sebanyak 800 buah. Pada Kamis (5/1/2012) lalu, sebanyak 6 papan reklame roboh karena diterpa angin kencang yang menyertai hujan deras di lima wilayah Jakarta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau