Semen Padang Rencanakan Stadion Modern

Kompas.com - 11/01/2012, 18:11 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Klub Semen Padang berencana membangun stadion baru yang lebih modern daripada stadion yang sudah ada saat ini. Keberadaan Stadion H Agus Salim yang selama ini dinilai sudah kurang layak dan tak representatif lagi. Lagipula, lahannya terletak di sekitar jalan besar kota.

Rumput stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Padang dan merupakan kandang tim Semen Padang ini tak lagi tertata rapi. Saat hujan turun, lapangan mudah menjadi becek. Bahkan, saat Semen Padang berhadapan dengan Persibo pada 27 November lalu, laga babak kedua sempat ditunda sampai keesokan harinya karena lapangan yang tergenang.

“Saya berharap tidak lama lagi Semen Padang punya stadion sendiri yang lebih besar dan modern,” ungkap CEO Semen Padang Erizal Anwar seperti dilansir oleh situs resmi Indonesian Premier League (IPL).

Saat ini, lanjutnya, manajemen tengah mengumpulkan dana untuk membeli lahan. Erizal ingin lahan sudah tersedia dalam waktu tiga tahun ke depan. Dia juga mengakui bahwa sudah banyak pihak yang menawarkan lahan untuk membangun stadion.

“Nanti kita juga kerja sama dengan sponsor lainnya, selain PT Semen Padang yang menjadi sponsor utama kami,” ujarnya.

Sementara itu, Erizal mengakui bahwa kondisi stadion yang tak representatif lagi menyebabkan mereka juga tidak ingin menerapkan pola build, operation, and transfer (BOT) dengan pengelola Stadion H Agus Salim.

“Untuk dikembangkan sudah tidak bisa lagi. Kalau diperluas, paling hanya ke pinggir-pinggirnya saja. Paling tambah seribu dua ribu penonton saja. Padahal, animo masyarakat cukup tinggi, sekitar 20.000 orang. Sekarang ini rata-rata seperti itu,” tegasnya.

Erizal berharap nantinya stadion baru bisa memiliki kapasitas 30-40 ribu penonton untuk menampung animo besar dari hampir seantero Sumatera Barat.

Rencana ini, lanjutnya, juga sudah memperoleh dukungan dari manajemen PT Semen Padang. Pasalnya, stadion pribadi memungkinkan pengelolaan yang lebih mudah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau