Aksi kekerasan

Kasus KDRT Diselesaikan Terpadu

Kompas.com - 11/01/2012, 20:48 WIB

MERAUKE, KOMPAS.com - Penanganan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap perempuan di Merauke ditangani secara terpadu. Saat ini kasus KDRT dan kekerasan terhadap perempuan di Merauke cukup tinggi.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Merauke, Papua, Albertina Mekiuw, Rabu (11/1/2012), mengatakan, penyelesaian kasus KDRT telah ditangani secara terpadu yang diatur melalui SK Bupati Nomor 215 tahun 2011 tentang Pembentukan Tim Advokasi. Penanganan kasus KDRT melibatkan, psikolog, pengacara, kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, serta kepolisian.  

"Dalam penanganan kasus juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat. Setiap kasus diidentifikasi, apakah diselesaikan kekeluargaan atau jalur hukum" katanya.

Albertina mengatakan, bila ada laporan atau pengaduan kasus KDRT, pihaknya akan memanggil pihak korban dan pelaku. Ini untuk mengumpulkan keterangan awal dari kedua pihak, untuk menentukan bentuk penanganan kasus apakah diselesaikan melalui kekeluargaan atau diproses hukum.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Merauke, selama tahun 2011 kekerasan dalam rumah tangga tercatat sebanyak 25 kasus. Kekerasan terhadap per empuan tercatat juga tinggi yakni pemerkosaan 6 kasus dan pelecehan terhadap hak perempuan tercatat 33 kasus.

"Kasus-kasus KDRT juga dipicu faktor kemiskinan dan rendahnya pendidikan. Pemahaman terhadap kesetaraan jender dan perlindungan anak dan perempuan masih rendah. Banyak kasus KDRT diakibatkan oleh minuman keras," kata Albertina.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau