Lala Karmela: Kalau Lagi Enggak Masuk, Aku Enggak Akan Paksa

Kompas.com - 11/01/2012, 21:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Lala Karmela (26) ingin semakin dikenal sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu yang menyuguhkan lagu-lagu cinta.

"Cinta memang enggak pernah jauh dari lagu-lagu yang aku ciptain, dan tema cinta itu banyak banget angle-nya," kata Lala dalam wawancara bersama Sonora FM 92.0-Kompas.com Music Corner di kantor redaksi Kompas.com, Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Ide lagu Lala bisa muncul ketika ia sedang melakukan kegiatan sehari-hari. "Misalnya, aku mau pergi, tapi aku enggak tahu mau pakai baju apa. Pas lagi milih-milih baju gitu, aku sambil nyanyi-nyanyi. Dari situ aku rekam, terus aku tulis, jadi deh lagu 'I Don't Know What I Wear," cerita Lala. "Sekarang apalagi sudah zaman teknologi iPhone, BlackBerry, yang punya voice recorder," lanjutnya.

Namun, mencipta lagu tak semudah membalikkan telapak tangan bagi Lala. Sesekali idenya mampet. "Pernah, aku mau bikin lagu, tapi kok enggak masuk-masuk ya? Kadang ada lagu yang sejam jadi atau ada juga yang dua bulan baru jadi. Tapi, kalau lagi enggak masuk-masuk, aku enggak akan paksain. Tapi, nanti kalau tiba-tiba ketemu, 'Oh ini nyambungnya ke sini,' baru aku lanjutin lagi," urai Lala.

Walaupun susah-susah gampang, Lala mengaku menikmati setiap prosesnya. "Setiap lagu pokoknya punya prosesnya sendiri, punya ceritanya sendiri," tuntasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau