5 Hal yang Bikin Wanita Takut Berhubungan Seks

Kompas.com - 13/01/2012, 13:58 WIB

KOMPAS.com - Sebagian pria selalu bermimpi melakukan hubungan seks dengan cara seperti yang mereka lihat di film-film porno. Padahal, apa yang mereka lihat belum tentu merupakan hal yang ideal bagi setiap pasangan.

Sejatinya, hubungan seks haruslah menjadi suatu aktivitas menyenangkan bagi pasangan. Dan hal itu dapat terpenuhi apabila kedua "mitra" mampu berbagi tingkat kenyamanan dan berkomunikasi dengan baik di tempat tidur. 

Bagi Anda para lelaki, pernahkah Anda menyadari bahwa pasangan Anda merasa tidak nyaman saat berhubungan intim? Ingat, kebanyakan wanita tidak melakukan hubungan  hanya untuk seks semata, dan mereka tidak ingin jika pria memperlakukan mereka hanya sebagai alat pemuas saja. Seks bagi perempuan adalah hasil penggabungan antara cinta, gairah dan romantisme.

Oleh karena itulah, kaum pria sebaiknya perlu memahami apa saja yang membuat wanita merasa tidak nyaman saat melakukan hubungan seks. Berikut ini adalah lima hal yang mungkin dapat memicu ketakutan perempuan saat harus berhubungan seks :

1. Seks anal

Seks anal mungkin bisa memberikan kenikmatan yang berbeda. Tapi sebelum melakukannya, Anda (pria) harus memahami dan berkomunikasi terlebih dahulu pasangan Anda. Pasalnya, tidak semua wanita dapat terangsang dengan cara ini. Jadi sebaiknya, pria harus tahu apa yang diinginkan dan apa yang tidak dari pasangan mereka.

2. Takut hamil

Pria umumnya lebih suka berhubungan seks dengan pasangan mereka tanpa menggunakan kondom. Tapi hal ini sesungguhnya dapat membuat wanita stres atau takut jika pada kondisi tersebut dia (wanita) dalam posisi tidak siap untuk memiliki bayi.

3. Variasi ekstrim

Melakukan variasi seksual yang cenderung kasar atau ekstrim mungkin menarik untuk dicoba. Tapi sebelum memulainya, Anda harus terlebih dahulu memahami lawan main Anda dengan baik. Menggunakan beberapa instrumen seperti borgol, tali, cambuk atau bahkan sampai berbicara kotor mungkin bisa menjadi stimulan yang dapat meningkatkan gairah diranjang. Tapi jika Anda melakukan hal itu pada waktu yang salah atau dengan pasangan baru justru dapat membuat mereka merasa takut dan tidak nyaman.

4. Seks saat haid

Berhubungan seks saat haid mungkin saja masih bisa dilakukan, tapi wanita biasanya tidak akan merasa nyaman ketika melakukan hal itu. Jadi, sebaiknya Anda bersabar dan menunggu sampai siklus bulanan itu berhenti untuk membuat aktivitas seks lebih dalam dan nyaman.

5. Seks tanpa gairah

Seks tanpa cinta atau gairah terjadi hanya dalam film-film porno. Pria dapat melakukannya tetapi perempuan tidak bisa. Jangan lupa bahwa perempuan selalu mengasosiasikan seks dengan cinta dan emosi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau