BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala daerah di Lampung dan Mesuji, termasuk warga, diminta untuk saling menahan diri dan tidak memaksakan kehendak guna menjaga situasi kondusif di Mesuji Lampung.
Imbauan ini disampaikan Tisnanta, anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Mesuji, asal Lampung, Jumat (13/1/2012).
"Eskalasi (Mesuji) sekarang memang sedang meninggi. Tapi, sebaiknya para pihak tidak memberikan pernyataan yang memprovokasi. Ini supaya situasi di Mesuji tetap tenang," tutur akademisi dari Universitas Lampung ini.
Ia pun menambahkan, "Jaga situasi kondusif supaya Komnas HAM dan TGPF bisa menghasilkan rekomendasi yang jernih dan obyektif kepada para pihak, termasuk untuk pemerintah di daerah."
Pernyataan ini disampaikannya menyusul unjuk rasa ribuan warga Mesuji Kamis (12/1/2012) lalu yag salah satunya isinya menuntut pengusiran paksa ribuan warga perambah yang kini semakin banyak berdatangan. Desakan ini lantas mendapat sambutan positif dari Pemrov Lampung, khususnya Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang