Banjir

Lebak Masih Terendam

Kompas.com - 15/01/2012, 10:18 WIB

LEBAK, KOMPAS.com - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (14/1/2012) hingga Minggu (15/1/2012) belum juga surut. Hujan masih turun di wilayah tersebut.

Warga korban banjur juga masih tinggal di tempat-tempat penampungan. Sejumlah sungai di Rangkasbitung terlihat meluap dan dipastikan debit air sungai naik ke pemukiman penduduk karena curah hujan di kawasan hulu sungai cukup tinggi, yaitu luapan Sungai Ciujung, Ciberang, Cisimeut dan Ciujung yang melintasi Kota Rangkasbitung.

"Kami belum bisa pulang ke rumah karena masih tergenang air banjir setinggi dua meter," kata Endang, warga Kalimati Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu.

Endang mengaku, dia dan keluarganya sampai hari ini tetap bertahan di penampungan yang disediakan pemerintah daerah di Gedung Juang. Apalagi, hujan hingga kini masih turun dengan kapasitas sedang. Selama ini, kata dia, curah hujan cukup tinggi dan tak henti-henti sejak pagi hingga malam sehingga sejumlah sungai di Rangkasbitung meluap.

"Kami berharap banjir tidak berlangsung lama, terlebih tinggal di pengungsian dan berpotensi terserang penyakit," ujarnya.

Ani, warga Lebaksaninten, Kecamatan Rangkasbitung, mengaku rumahnya juga tergenang banjir setinggi dua meter karena lokasi hanya beberapa meter dari Sungai Ciberang.

"Kami tinggal di pengungsian hanya pakaian di badan saja, karena barang-barang perabotan rumah tangga tidak bisa diselamatkan dan terendam banjir," ujar Ani di penampungan warga di Gedung Juang.

Menurut dia, banjir pada awal 2012 yang menimpa warga Rangkasbitung ini cukup besar dibandingkan banjir 2011 lalu. Tahun ini, kata dia, ketinggian air mencapai dua meter sehingga warga yang tinggal di daerah aliran sungai terpaksa harus mengungsi ke tempat lebih aman.

"Kami berani pulang ke rumah jika banjir sudah surut karena khawatir terjadi banjir susulan," katanya.

Berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, banjir melanda sembilan kecamatan adalah Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, Kalanganyar, Cileles, Cimarga, Leuwidamar, Wanasalam, Banjarsasri, dan Cijaku.

"Dari sembilan kecamatan itu diperkirakan antara 3.000 sampai 4.000 rumah terendam banjir," kata Kepala BPBD Muklis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau