Pasar modal

Penurunan Peringkat Perancis Bisa Tekan IHSG

Kompas.com - 16/01/2012, 08:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah menguat cukup signifikan pada perdagangan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung mendapat tekanan pada awal pekan ini, Senin (16/1/2012). Penurunan peringkat Perancis adalah penekan utama yang terlihat membuat sejumlah bursa regional Asia melemah pagi ini.

Jumat pekan lalu , indeks Dow Jones ditutup melemah 48,96 poin (0,39 persen) ke level 12.422,06, sama dengan Indeks S &P 500 yang juga turun 6,41 poin (0,49 persen) ke level 1.289,09 dan Nasdaq ambles 14,03 poin (0,51 persen) ke level 2.710,67.

Bursa-bursa regional pagi ini melempem. Indeks Nikkei 225 melemah 1,26 persen dan Kospi turun 0,86 persen.

IHSG Jumat lalu ditutup naik 25,83 poin (0,66 persen) ke level 3.935,32 dengan jumlah transaksi sebanyak 12,5 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp 4,1 triliun. Hampir seluruh sektor saham menguat kecuali keuangan.

Tercatat sebanyak 167 saham menguat, 66 saham melemah, 92 saham tidak mengalami perubahan, dan 122 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham-saham yang menempati posisi top gainers adalah ASII, SMGR, UNTR, UNVR dan BUMI. Sementara saham-saham yang menempati posisi top looser yakni BBCA, BBRI, TLKM, BBNI dan CPIN.

Asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 260,40 miliar.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, pada perdagangan Jumat (13/1/2012) IHSG bergerak menguat namun gagal tutup di atas resistance terdekatnya di 3.938. Indikator Stochastic masih bergerak downtrend di area overbought sementara RSI bergerak sideways. Hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3.890 - 3.978.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau