Barca Melanjutkan Perburuan Gelar

Kompas.com - 17/01/2012, 05:11 WIB

Madrid, Senin - Barcelona memastikan persaingan dengan Real Madrid menjuarai La Liga akan berlangsung hingga laga pamungkas setelah menundukkan Real Betis 4-2, Senin (16/1). Barcelona sempat tergelincir, membiarkan Real Betis menyamakan kedudukan 2-2.

Sebelum laga di Nou Camp itu, Barcelona tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen La Liga, Real Madrid, yang meraih poin sempurna di kandang Real Mallorca.

Langkah Barcelona sempat tertahan Espanyol dalam laga derbi yang berakhir 1-1. Pekan ini, Barca melanjutkan perburuan gelar juara La Liga empat kali berturut-turut dengan mengempaskan Real Betis 4-2.

Barca yang dominan dalam penguasaan bola hanya butuh dua menit untuk menjebol gawang Real Betis. Xavi Hernandez merayakan penampilan ke-400 bersama Barcelona di liga dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-10. Dua menit kemudian, Messi membawa Barca unggul 2-0.

Betis yang menghuni posisi ke-11 tampil ngotot untuk menciptakan peluang mencetak gol. Mereka menekan para pemain Barca untuk mendapatkan bola. Bomber andalan Betis, Ruben Castro, mengakhiri rekor Barcelona yang tidak pernah kebobolan di kandang pada menit ke-32.

Roque Santa Cruz yang dimainkan pada babak kedua membawa angin segar bagi Betis. Penyerang asal Paraguay itu hanya butuh waktu tujuh menit untuk mencetak gol penyama kedudukan 2-2. Santa Cruz mengakhiri serangan balik cepat, setelah pemain Barca teledor dengan umpan kurang akurat.

Barca baru mencetak dua gol tambahan setelah Betis kehilangan bek tengah Mario Alvarez yang diganjar kartu merah pada menit ke-70. Lima menit kemudian, Alexis Sanchez menceploskan bola ke gawang Betis memanfaatkan umpan Xavi. Messi mengunci kemenangan 4-2 dari titik putih pada menit ke-86.

”Kami berhasil melewati pertandingan yang sangat ketat,” ujar Xavi. ”Betis juga menginginkan bola. Mereka bermain bagus dan menyulitkan,” ujar Xavi menambahkan.

Pengatur permainan tim nasional Spanyol ini menjadi pemain pertama Barcelona yang tampil 400 kali di liga. Xavi merupakan pemain binaan akademi La Masia. Ia menjalani debut di tim utama dalam laga Piala Super pada Agustus 1998 saat Barcelona dilatih Louis van Gaal.

Xavi menilai pemain Betis memiliki teknik yang sangat bagus, dan itulah yang menyebabkan permainan menjadi terbuka.

”Perlu diingat, sebelumnya tidak ada yang pernah mencetak gol di sini, dan kami memiliki peluang menang ketika 11 melawan 11. Jadi, kami harus bangga,” ujar Pelatih Real Betis Pepe Mel.

Persaingan juara

Tambahan tiga poin menjaga posisi Barcelona di peringkat kedua dengan nilai 41. Barcelona terpaut lima poin dari pemimpin klasemen Real Madrid. Hasil positif pada laga ke-18 ini memastikan persaingan merebut juara La Liga akan terus berlangsung hingga laga pamungkas.

Barcelona hampir sempurna di laga kandang dengan menang sembilan kali dan imbang sekali dari 10 laga di Camp Nou. Barca mencetak 43 gol dan hanya kebobolan dua kali, semuanya dicetak pemain Real Betis.

Di laga tandang, Barcelona hanya mampu meraih 13 poin dari 24 poin yang bisa diraih. Penampilan di laga tandang yang kurang menggembirakan itu menjadi perhatian serius Pep Guardiola. Guardiola menegaskan, jika ingin mengejar Real Madrid, Barcelona harus memperbaiki penampilan saat menjalani laga tandang.

Barcelona akan menjalani duel el clasico di Santiago Bernabeu pada Kamis dini hari WIB. Ini merupakan laga pertama perempat final Copa del Rey. ”Kami akan memulihkan diri dalam beberapa hari ke depan sehingga kami bisa pergi ke Madrid dan memainkan pertandingan terbaik,” ujar Guardiola.

Pada laga lanjutan La Liga lainnya, Athletic Bilbao mendekati zona kompetisi antarklub Eropa setelah menundukkan Levante 3-0. Bilbao unggul melalui gol Fernando Amorebieta, Fernando Llorente, dan Mikel San Jose.

Tim besutan Marcelo Bielsa itu naik ke peringkat kelima dengan 26 poin, sama dengan nilai Osasuna, tetapi unggul selisih gol. Osasuna kalah 0-2 dari tim tamu, Racing Santander. Bilbao dan Osasuna terpaut empat poin dari peringkat keempat, Levante.

Malaga yang merupakan tim dengan nilai belanja terbesar musim ini tergelincir ke peringkat kedelapan dengan 25 poin.

(AP/AFP/soccernet.ESPN/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau