Dpr

Raker Komisi IV DPR dan Menteri Pertanian Molor 1 Jam

Kompas.com - 17/01/2012, 14:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Rapat kerja antara Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian molor lebih dari satu jam. Raker yang sedianya mulai pukul 13.00 WIB, hingga saat ini belum juga dimulai.

Padahal raker sedianya membahas berbagai isu-isu aktual seperti terkait subsidi benih dan pupuk yang hingga saat ini masih banyak kendala. Bahkan sampai, Selasa (17/1/2012), benih subsidi belum juga sampau ke petani.

Menurut agenda, rapat antara lain akan membahas isu terkait evaluasi pelaksanaan APBN 2011, ikhtisar tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK semester I tahun 2011, rencana kerja Anggaran tahun 2012.

Juga penjelasan rencana kerja, mekanisme dan pola distribusi penyaluran Benih dan Pupuk tahun 2012 (BA 018 dan BA 99), evaluasi mekanisme dan pendistribusian bantuan sosial Kementan tahun 2009-2011 dan rencana kerja, penjelasan kenaikan HET pupuk tahun 2012 serta penggunaan anggaran penghematan yang dialihfungsikan.

Berdasarkan pengamatan, jajaran pimpinan sidang Komisi IV belum terlihat datang hingga pukul 14.00 WIB. Sementara dari Kementerian Pertanian sudah hadir Menteri Pertanian Suswono dan paea jajaran eselon I.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau