Bank Mutiara Bersiap Fokus ke KPR

Kompas.com - 17/01/2012, 19:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mutiara Tbk (BCIC) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 23% sepanjang 2012. Bank yang merupakan eks Bank Century itu akan fokus pada penyaluran kredit konsumsi, seperti kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit tanpa agunan (KTA).

Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono menghitung, dua pembiayaan ini mempunyai aktiva timbang menurut risiko (ATMR) sekitar 50%. Dengan ATMR sebesar itu dan CAR yang terbatas, Bank Mutiara dapat melakukan rolling ekspansi bisnis hingga dua kali lipat. Maryono mengatakan, bank yang sahamnya dimiliki oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) itu berencana mengerek net interest margin (NIM).

Hingga akhir 2011 penyaluran kredit Mutiara mencapai Rp 11,6 triliun, tumbuh 23% dibandingkan Desember tahun 2010 yaitu Rp 9,4 triliun. Untuk menjaring nasabah baru di KPR dan KTA, Bank Mutiara akan memanfaatkan kerja sama dengan beberapa korporasi dan para pengembang. Segmen yang dibidik adalah kelas menengah dengan plafon kredit Rp 300 juta sampai Rp 1 miliar.

Sementara itu, di pos kredit produktif, melalui channel link Mutiara menyalurkan Rp 450 miliar ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Angka ini lebih besar dari tahun lalu yaitu Rp 150 miliar. (Mona Tobing)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau