Giliran India dan Korea Selatan Jadi Bidikan MotoGP

Kompas.com - 17/01/2012, 20:53 WIB

KOMPAS.com — Para petinggi MotoGP sedang melakukan pembicaraan dengan pihak berwenang di India dan Korea Selatan, menyangkut kesanggupan untuk menjadi tuan rumah MotoGP di masa mendatang.

Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta, sudah mengunjungi Buddh International Circuit di Greater Noida pada awal Desember lalu. Dia membuka peluang bagi India untuk melakukan debutnya sebagai tuan rumah kompetisi "kuda besi" tersebut pada musim 2013.

Ezpeleta juga mengonfirmasi bahwa pekan lalu perwakilan Dorna sudah mengunjungi Korea Selatan untuk membicarakan kemungkinan Korea International Circuit masuk kalender MotoGP pada masa mendatang. Sirkuit tersebut berjarak sekitar 250 mil dari ibu kota Korea, Seoul.

Dengan adanya pembicaraan secara resmi dengan India dan Korea Selatan, membuktikan bahwa MotoGP ingin merambah ke seluruh penjuru dunia. Artinya, suatu saat nanti jadwal dalam satu musim akan lebih banyak lagi.

Saat ini "hanya" ada 18 seri balapan, di mana Eropa mendominasi karena ada 12 seri yang berlangsung di "Benua Biru" tersebut. Spanyol menjadi negara yang paling banyak menjadi penyelenggara karena ada empat seri yang berlangsung di "Negeri Matador" tersebut.

Sebelum mengadakan pembicaraan dengan dua negara tersebut, Dorna sudah mencapai kesepakatan dengan Texas dan Argentina, yang telah pasti masuk kalender MotoGP 2013. Akan tetapi, jika India sepakat untuk jadi penyelenggara, maka ada seri Eropa yang dihilangkan.

Ezpeleta menegaskan bahwa beberapa balapan (di Eropa) akan dihilangkan dari jadwal sehingga kompetisi tidak melulu berlangsung di sana. Dia memasang target, paling tidak 50 persen balapan berlangsung di luar Eropa.

Estoril, Jerez, dan Catalunya adalah tiga seri yang paling rentan lantaran krisis ekonomi di Portugal dan Spanyol. Karena itu, Ezpeleta punya keinginan untuk mengurangi balapan di Semenanjung Iberia tersebut. Apalagi, dia juga sedang mengincar Cile dan Brasil supaya bisa masuk kalender MotoGP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau