Mitigasi bencana

Alat Deteksi Banjir Berbasis SMS Karya SMK

Kompas.com - 19/01/2012, 12:15 WIB

GRESIK, KOMPAS.com — Siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik, Jawa Timur, berhasil menciptakan alat deteksi banjir berbasis layanan pesan singkat (SMS). Alat itu diciptakan Haluri Yudiat Pratama dan Ahmad Muhajir, siswa kelas XI Teknik Elektro Industri dengan bimbingan Hendra Ari Winarno.

Alat itu diciptakan karena wilayah Bungah sering diterjang banjir Bengawan Solo. Koordinasi sering kurang cepat, terutama soal informasi ketinggian air sehingga penanangan juga lambat.

Alat deteksi buatan siswa SMK Muhammadiyah 1 Gresik itu dilengkapi sirene dan lampu penanda banjir. Juga dilengkapi modem dan microcontroler.

Alat itu akan mengirimkan SMS ke nomor yang diprogram mengenai informasi ketinggian air. Pada saat pelampung terkena air sesuai level siaga, maka alat itu otomatis akan mengirimkan SMS sesuai ketinggian air misal Siaga I dan seterusnya.

"Dengan alat ini lebih praktis menyampaikan informasi banjir. Pada saat Siaga, sirene dan lampu juga menyala," kata Haluri.

Menurut Hendra, guru pembimbing, seperangkat alat itu membutuhkan biaya sekitar Rp 1 juta. Ditambah biaya pembuatan sekitar Rp 2 juta. "Kalau dihitung lebih murah," kata Hendra.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Gresik Imam Syafii menjelaskan, alat itu rencananya akan dibuat lebih banyak untuk daerah rawan banjir. Di Gresik akan dipasang di aliran Bengawan Solo dan Kali Lamong yang sering meluap. "Kami akan mematenkan alat ini," kata Imam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau