JAKARTA, OMPAS.com — Investor asing melirik proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Ketika dibuka lelang proyek konsultan studi kelayakan, banyak perusahaan dari luar negeri ikut serta.
Demikian dikemukakan Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Emma Sri Martini, Kamis (19/1/2012), dalam Indonesia Infrastructure Outlook 2012 di Jakarta.
"Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah meminta SMI untuk mempersiapkan lelang proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta. Kami telah membuka lelang, ternyata pesertanya dari Jepang, Kanada, Spanyol, Amerika, dan Perancis," kata Emma.
Emma menambahkan, hal itu baru terkait studi kelayakan, belum masuk ke rencana untuk investasi.
Pada pertengahan tahun 2012, hasil awal dari studi kelayakan itu akan selesai. Maka, rasa penasaran dari investor, terutama dari investor asing, sudah dapat dijawab dengan hasil studi itu.
"Belum tentu juga SMI akan terus memproses persiapan lelang. Sebab, dengan hasil studi itu, pemerintah dapat memutuskan untuk tetap menjalankan skema public private partnership atau mengerjakannya sendiri," kata Emma.
Pemerintah telah memundurkan targetnya dengan menunda lelang proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta hingga awal tahun 2013. Nilai proyek mencapai sekitar Rp 11 triliun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang