JAKARTA, KOMPAS.com — Kegundahan sedang melanda Ismail bin Janim (36), terdakwa kasus pencucian uang terkait tindak pidana Inong Malinda Dee (48). Vonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang akan didengarnya pada Kamis (19/1/2012) ini memang menjadi perhatiannya. Namun, ia lebih galau memikirkan dampak vonis tersebut bagi kedua anaknya.
"Kalau boleh memilih, biarkan istri saya, ibunya anak-anak, (divonis) bebas," kata Ismail lirih.
Ismail bersama istrinya, Visca Lovitasari (37), yang juga tersangkut kasus yang sama, sedang terancam hukuman penjara. Ismail dituntut jaksa penuntut umum hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan, sementara istrinya, Visca, yang adalah adik kandung Malinda, dituntut 4 tahun penjara.
Kegalauan terpancar jelas dari roman wajah Ismail saat menanti sidang dimulai. Sambil mengisap sebatang rokok putih, pikirannya menerawang jauh. "Sudah sepuluh bulan anak-anak dititipkan ke rumah keluarga saya," ujar Ismail. Sejak saat itu pula, Ismail hanya sempat bertemu anak-anaknya di beberapa kesempatan di sela-sela sidang pengadilan. Pasalnya, ia tidak ingin kedua anaknya mengetahui kedua orangtuanya hidup di balik terali besi.
Ia melanjutkan, kedua anaknya masih terlalu kecil untuk ditinggalkan tanpa asuhan kedua orangtua. "Belum lagi soal kebutuhan sehari-hari, kebutuhan pendidikan anak-anak," kata pria berkaca mata tebal ini.
Putranya yang berusia empat tahun sedang menjalani pendidikan di sebuah Pendidikan Anak Usia Dini, sedangkan putrinya baru berusia dua tahun. Ia bahkan sempat berpikir lebih jauh soal masa depan keluarganya.
Baik Ismail maupun istrinya telah di-PHK oleh perusahaan masing-masing sejak terlibat kasus ini. Ismail diberhentikan dari posisi karyawan Koperasi Nusantara, sedangkan istrinya di-PHK dari status karyawan PT Mitra Adi Perkasa.
"Sulit saya bayangkan masa depan kami dengan status suami-istri di-PHK," keluh Ismail getir.
Namun, Ismail masih berharap pada kebijaksanaan majelis hakim dalam menilai kasus ini. Sebagaimana terungkap dalam pleidoi yang dibacakan Ismail pada sidang sebelumnya, ia berharap putusan hakim akan mempertimbangkan nasib kedua anaknya.
"Anak-anak saya masih kecil tanpa asuhan orangtua. Semoga istri saya bisa bebas supaya bisa mengasuh anak-anak walaupun tanpa saya," kata Ismail. Ia menilai kasih sayang seorang ibu adalah hal yang paling dibutuhkan putra-putrinya saat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang