Permainan Brutal Pepe Menuai Kecaman

Kompas.com - 20/01/2012, 04:00 WIB

madrid, kamis - El clasico kembali panas dengan aktor antagonis yang sama, Pepe. Pemain bertahan Real Madrid itu memperburuk kekalahan 1-2 di Santiago Bernabeu, Kamis (19/1) pagi WIB, dengan permainan brutal dan tidak sportif. Pemain asal Portugal itu dikecam media massa di Spanyol.

Pepe bertahan sangat agresif dengan tekel-tekel keras untuk memotong aliran bola dari kaki pemain Barcelona, terutama Lionel Messi. Pepe hanya butuh 17 menit untuk mendapat kartu kuning dalam laga pertama babak perempat final Copa del Rey itu. Ini merupakan kartu kuning kedelapan yang diterima Pepe dalam 11 laga el clasico.

Dalam setiap seri el clasico, permainan keras Pepe selalu menuai kritik. Musim lalu, Pepe diganjar kartu merah karena melanggar Dani Alves.

Pada laga el clasico Kamis pagi WIB, insiden memalukan terjadi pada menit ke-68. Saat itu, Messi masih terduduk di rumput setelah dilanggar oleh Jose Callejon. Pepe berjalan di samping Messi dan menginjak telapak tangan kiri Messi yang bertumpu di rumput.

Messi kesakitan, tetapi wasit tidak melihat kejadian itu dan Pepe bebas dari kartu kuning kedua. Wasit Cesar Muniz Fernandez hanya memberikan kartu kuning kepada Callejon. ”Itu brutal,” kecam gelandang Barca, Xavi Hernandez.

Sejumlah media massa Spanyol mengecam perilaku Pepe yang tidak sportif itu. ”Pepe, ancaman bagi masyarakat,” tulis harian Mundo Deportivo di bawah foto Pepe menginjak tangan Messi. Di halaman dalam, foto-foto insiden itu dipasang di bawah judul ”Aib Dunia”.

Bahkan, harian olahraga Marca, yang loyal terhadap Real Madrid, menilai Pepe memalukan. ”Pepe lagi. Pemain Portugal kembali menderita gangguan mental sementara dengan secara berbahaya menginjak tangan kiri Messi,” tulis Marca.

Bersama Coentrao

Pepe tidak sendirian. Fabio Coentrao juga tidak sportif dengan mendorong kepala Messi saat pemain terbaik dunia itu membungkuk, berusaha bangkit setelah dilanggar.

Perilaku tidak sportif para pemain Real Madrid itu terjadi setelah Barcelona bisa menyamakan kedudukan 1-1. ”El Real” unggul lebih dulu melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-11.

Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-49 melalui sundulan Carles Puyol. Puyol lepas dari kawalan Pepe dan menyundul bola yang tidak bisa ditahan oleh kiper Iker Casillas.

Barca memetik kemenangan setelah secara genius Messi melayangkan umpan lambung ke Eric Abidal. Bek sayap kiri itu bebas dari kawalan dan melesakkan bola ke sudut kanan gawang Madrid pada menit ke-77.

Ini merupakan kemenangan kesembilan Barcelona dalam 13 kali el clasico sejak dilatih oleh Pep Guardiola. ”Kami memenangi pertandingan ini tetapi harus berhati-hati pada laga kedua karena itu akan menjadi ujian berat lainnya,” ujar Abidal.

Pada laga Copa del Rey lainnya, Athletic Bilbao unggul 2-0 atas Real Mallorca, berkat gol Fernando Llorente dan Iker Muniain. Jika Bilbao bisa menang pada laga kedua, mereka akan menghadapi pemenang laga antara Espanyol dan Mirandes.

(AFP/AP/Reuters/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau