Pepe bertahan sangat agresif dengan tekel-tekel keras untuk memotong aliran bola dari kaki pemain Barcelona, terutama Lionel Messi. Pepe hanya butuh 17 menit untuk mendapat kartu kuning dalam laga pertama babak perempat final Copa del Rey itu. Ini merupakan kartu kuning kedelapan yang diterima Pepe dalam 11 laga el clasico.
Dalam setiap seri el clasico, permainan keras Pepe selalu menuai kritik. Musim lalu, Pepe diganjar kartu merah karena melanggar Dani Alves.
Pada laga el clasico Kamis pagi WIB, insiden memalukan terjadi pada menit ke-68. Saat itu, Messi masih terduduk di rumput setelah dilanggar oleh Jose Callejon. Pepe berjalan di samping Messi dan menginjak telapak tangan kiri Messi yang bertumpu di rumput.
Messi kesakitan, tetapi wasit tidak melihat kejadian itu dan Pepe bebas dari kartu kuning kedua. Wasit Cesar Muniz Fernandez hanya memberikan kartu kuning kepada Callejon. ”Itu brutal,” kecam gelandang Barca, Xavi Hernandez.
Sejumlah media massa Spanyol mengecam perilaku Pepe yang tidak sportif itu. ”Pepe, ancaman bagi masyarakat,” tulis harian Mundo Deportivo di bawah foto Pepe menginjak tangan Messi. Di halaman dalam, foto-foto insiden itu dipasang di bawah judul ”Aib Dunia”.
Bahkan, harian olahraga Marca, yang loyal terhadap Real Madrid, menilai Pepe memalukan. ”Pepe lagi. Pemain Portugal kembali menderita gangguan mental sementara dengan secara berbahaya menginjak tangan kiri Messi,” tulis Marca.
Pepe tidak sendirian. Fabio Coentrao juga tidak sportif dengan mendorong kepala Messi saat pemain terbaik dunia itu membungkuk, berusaha bangkit setelah dilanggar.
Perilaku tidak sportif para pemain Real Madrid itu terjadi setelah Barcelona bisa menyamakan kedudukan 1-1. ”El Real” unggul lebih dulu melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-11.
Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-49 melalui sundulan Carles Puyol. Puyol lepas dari kawalan Pepe dan menyundul bola yang tidak bisa ditahan oleh kiper Iker Casillas.
Barca memetik kemenangan setelah secara genius Messi melayangkan umpan lambung ke Eric Abidal. Bek sayap kiri itu bebas dari kawalan dan melesakkan bola ke sudut kanan gawang Madrid pada menit ke-77.
Ini merupakan kemenangan kesembilan Barcelona dalam 13 kali el clasico sejak dilatih oleh Pep Guardiola. ”Kami memenangi pertandingan ini tetapi harus berhati-hati pada laga kedua karena itu akan menjadi ujian berat lainnya,” ujar Abidal.
Pada laga Copa del Rey lainnya, Athletic Bilbao unggul 2-0 atas Real Mallorca, berkat gol Fernando Llorente dan Iker Muniain. Jika Bilbao bisa menang pada laga kedua, mereka akan menghadapi pemenang laga antara Espanyol dan Mirandes.