JAKARTA, KOMPAS.com — Penguatan bursa global bisa kembali menyemangati perburuan saham-saham di Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/1/2012). Namun, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan yang sudah cukup tinggi sejak awal Januari dan Desember tahun lalu rawan membuat indeks terkoreksi karena ambil untung investor.
Pada perdagangan Kamis (19/1/2012) kemarin, indeks Dow Jones industrial average ditutup naik kembali ke titik tertingginya, yakni 45,03 poin (0,36 persen) ke level 12.623,98. Indeks S&P 500 juga menguat 6,46 poin (0,49 persen) ke level 1.314,50, dan Indeks Komposit Nasdaq melambung 18,62 poin (0,67 persen) ke level 2.788,33.
Data perbankan membaik seiring turunnya data pengangguran menjadi katalisator kenaikan Bursa Wall Street.
Penguatan juga terjadi di bursa regional pagi ini. Indeks Nikkei 225 naik cukup tajam 1,42 persen dan Kospi menguat 0,58 persen.
Perdagangan IHSG kemarin ditutup naik 22,94 poin (0,58 persen) ke level 4.001,07 dengan jumlah transaksi sebanyak 12,8 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp 6,9 triliun.
Indeks sempat tembus ke 4.027 di sesi I perdagangan namun terus terkena ambil untung. Akibatnya, di tengah kenaikan sejumlah sektor, beberapa sektor terlihat turun. Yakni pertanian, properti, infrastruktur, dan perdagangan.
Tercatat sebanyak 135 saham menguat, 94 saham turun, 103 saham tidak berubah posisinya, dan 115 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Saham-saham yang menempati posisi top gainers adalah ASII, BMRI, CPIN, BBRI, dan UNVR. Sementara saham-saham yang menempati posisi top looser yakni UNTR, TLKM, EXCL, JSMR, dan AALI.
Investor asing masuk ke bursa dengan catatan pembelian bersih di pasar reguler hingga Rp 850 miliar.
Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, Candlestick IHSG membentuk pola Shooting Star di garis Upper Bollinger Band mengindikasikan sinyal Bearish Reversal dengan indikator teknikal yang telah menunjukkan berada di area jenuh beli (overbought). Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan terkoreksi pada range 3. 960-4.028.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang