Miliki Pantat Patung Sadam, Pria Inggris Ditangkap

Kompas.com - 20/01/2012, 10:33 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Polisi Inggris, Kamis (19/1/2012), menangkap seorang pria berusia 66 tahun atas tuduhan membawa bagian pantat patung perunggu Saddam Hussein dari Irak secara ilegal.

Ia ditahan atas dugaan melanggar Peraturan Irak 2003, yang melarang ekspor "kekayaan budaya Irak yang dipindahkan secara ilegal", termasuk barang-barang arkeologi, benda-benda bersejarah, budaya, atau agama.

Potongan logam berukuran 0,6 meter itu diambil di Baghdad oleh mantan tentara Inggris dari resimen elite SAS, yang dikenal sebagai Nigel "Spud" Ely, setelah ia menyaksikan para anggota marinir Amerikan Serikat merobohkan patung tersebut setelah jatuhnya pemimpin Irak itu. Ia  membawa potongan patung perunggu itu  ke Inggris dan berniat untuk melelangnya tahun lalu, meskipun gagal mencapai harga sebesar 250,000 poundsterling (390.000 dollar AS).

Ely menyatakan terkejut dengan penangkapan pada Kamis itu, yang semula diduga ada kaitannya dengan  perusahaan yang berusaha untuk menemukan pembeli bagi cenderamata itu. "Ini seperti memiliki potongan Tembok Berlin–itu bagian dari sejarah, tetapi itu bukan properti budaya," kata veteran perang itu.

Dia mengatakan, marinir AS memberikan potongan patung itu kepadanya pada saat Baghdad di bawah kekuasaan Amerika Serikat. Dia menambahkan, "Bagaimana bisa digolongkan sebagai benda budaya ketika patung itu didirikan untuk tiran terbesar sejak zaman Attila?"

Kepolisian Derbyshire di Inggris tengah mengatakan, pria yang  ditangkap itu telah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau