JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Narkoba Markas Besar Polri dini hari tadi Jumat (20/1/2012) pukul 1.35 WIB menggagalkan penyelundupan narkoba berupa sabu melalui Pelabuhan Ratu, Pantai Ujung Genteng, Jawa Barat. Dalam penangkapan tersebut sempat terjadi baku tembak antara gerombolan penyelundup dan polisi. Akibatnya tiga orang pelaku tewas, sedangkan satu orang berhasil diamankan.
"Penangkapan oleh tim Bareskrim Polri dan dipimpin langsung oleh Direktur Narkoba. Mereka memakai senjata api, kemudian terjadi tembak menembak saat mereka menurunkan sabu. Ini sindikat internasional yang berasal dari perairan internasional," jelas Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Gedung PTIK, Jakarta, Jumat siang.
Penangkapan ini merupakan lanjutan dari penangkapan yang dilakukan oleh Dirnarkoba pada Senin, 16 Januari 2012. Saat itu kepolisian mengamankan enam orang pelaku dari jaringan tersebut. Lima orang di antaranya adalah penjemput sabu di pelabuhan. Sementara, satu tersangka ditangkap setelah kapal yang ditumpanginya terbalik.
Menurut Boy, barang bukti sabu tak dapat diselamatkan kapal tersebut terbalik. Nama pelaku yang ditangkap belum didapat disampaikan polisi karena masih mengumpulkan dokumen identitas mereka. "Tim sudah mengintai sebulan lalu di sana. Itu wilayah hukumnya Polres Kabupaten Sukabumi dari pelabuhan Ratu 80 kilometer ke arah Cianjur. Belum diketahui kewarganegaraannya, nanti akan diinformasikan lagi," jelas Boy.
Dari hasil penangkapan ini, kepolisian menyita senjata api dan shabu yang belum diketahui jumlahnya, karena masih dilakukan olah TKP.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang