MELBOURNE, Kompas.com - Rafael Nadal dan Roger Federer melangkah ke babak keempat Grand Slam Australia Terbuka. Dengan demikian, mereka selangkah lebih dekat untuk bertemu di partai semifinal grand slam awal tahun tersebut.
Memang, Nadal dan Federer punya potensi besar untuk saling membunuh di babak empat besar nanti. Ini akan menjadi "sejarah" karena untuk pertama kalinya sejak 2005, dua pemain penuh rivalitas di era Open tersebut akan bertarung di semifinal, karena mereka tergabung di paruh bawah undian.
Baik Federer, juara empat kali Australia Terbuka, maupun Nadal, juara Australia Terbuka 2009, belum pernah kehilangan satu set pun dalam perjalanannya menuju babak keempat. Meskipun demikian, langkah Federer sedikit lebih ringan karena dia menang WO di babak kedua.
Dalam laga babak ketiga, Jumat (20/1/12) di Rod Laver Arena, Nadal bermain sangat meyakinkan. Walaupun tampil dengan lutut kanan masih diperban akibat cedera baru-baru ini, si kidal asal Spanyol yang merupakan unggulan kedua tersebut berhasil menang 6-2, 6-4, 6-2 atas pemain kualifikasi, Lukas Lacko.
Selanjutnya, Nadal akan bertemu kompatriotnya, Feliciano Lopez, yang menang atas pemain nomor 16 dunia asal Amerika John Isner, dengan 6-3, 6-7 (3), 6-4, 6-7 (0), 6-1. Hasil ini juga meninggalkan catatan terburuk bagi Amerika di arena grand slam, karena mereka sudah kehilangan semua pemainnya sebelum sampai ke babak 16 besar.
Ya, kegagalan Isner membuat semua petenis putra Amerika sudah tersingkir. Ini untuk pertama kalinya sejak era Open di tahun 1968, tak ada petenis putra Amerika yang mencapai babak keempat di Australia Terbuka, meskipun tidak ada pemainnya yang masuk turnamen ini pada 1972 dan 1973. Petenis Amerika terakhir yang juara di Melbourne adalah Andre Agassi pada 2003, yang merupakan kemenangan ketiganya di sini dalam kurun waktu empat tahun.
Seperti halnya Nadal, Federer, yang merupakan unggulan ketiga, melaju ke babak keempat dengan kemenangan 7-6 (6), 7-5, 6-3 atas Ivo Karlovic. Superstar asal Swiss ini menyelamatkan sebuah set poin saat tiebreak, untuk mengalahkan si jangkung asal Kroasia tersebut, dan selanjutnya bertemu pemain muda Australia, Bernard Tomic, Minggu (22/1/12), di babak keempat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang