Mencurigakan, 3 WN Jerman Ditangkap di Pakistan

Kompas.com - 21/01/2012, 18:41 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Polisi Pakistan mengatakan tiga warga negara Jerman ditangkap karena  "mencurigakan dan melakukan kegiatan ilegal" di kota barat laut Peshawar pada Sabtu (21/1/2012).

Seorang polisi, Mian Saeed, mengatakan bahwa tiga warga negara Jerman itu sedang diinterogasi karena tinggal secara "ilegal" mereka dan mengelola "kantor" di Peshawar, ibu kota Provinsi Pakhtunkhwa Khyber.

Polisi dan para anggota badan keamanan menggerebek satu rumah di daerah Kota Universitas Peshawar dan membawa ketiga warga Jerman ke tahanan, kata Saeed kepada media.

Para warga negara Jerman itu memiliki kantor tetapi tidak bisa menunjukkan dokumen-dokumen perizinan yang diperlukan ketika pihak keamanan meminta itu.Orang-orang asing itu ditangkap kemudian dipindahkan ke Peshawar. Polisi juga menutup kantor mereka.

Seorang perwira polisi mengatakan, warga negara Jerman itu mengaku membuka kantor itu untuk "koordinasi" antara kedua negara. Mereka juga mengatakan bahwa mereka telah memantau proyek-proyek pembangunan yang didanai Jerman. "Tetapi mereka gagal untuk menunjukkan bukti-bukti dokumen," kata petugas polisi.

Menurut polisi, warga Pakistan yang bekerja sama dengan warga negara Jerman juga ditangkap.

Ketiga warga Jerman itu kemungkinan akan dikirim ke slamabad untuk penyelidikan lebih lanjut atau diserahkan ke kedutaan Jerman, kata sumber-sumber keamanan. Sejauh ini belum ada komentar dari Kedutaan Besar Jerman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau