Tanah Makam Korban "Xenia" Amblas

Kompas.com - 23/01/2012, 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan pelayat mengantarkan empat jenazah korban kecelakaan maut di Tempat Pemakaman Umum Kawi Kawi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2012). Keempat jenazah yang dimakamkan adalah Moch Hudzaifah al Ujay (16), Firmansyah (21), M Akbar (22), dan Ari (16). Semuanya merupakan remaja RW 07 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sempat terjadi insiden tanah makam Muhammad Akbar amblas karena begitu antusiasnya pelawat yang menghantarkan jenazah. "Makanya, mundur, dong, kasian itu Akbar," ujar salah seorang keluarga mengingatkan ratusan pelawat yang hadir.

Pelawat yang sebagian besar kawan-kawan Akbar pun mengikuti permintaan keluarga tersebut dan pemakaman berjalan lancar. Dengan diiringi lantunan doa oleh keluarga, jasad remaja yang bercita-cita bekerja di bidang sekuriti tersebut masuk ke peristirahatan terakhirnya. "Mau bagaimana lagi, kita ikhlaskan saja," ujar Suharti, kakak Akbar yang paling tua.

M Akbar bersama delapan korban lainnya merupakan korban kecelakaan maut mobil Xenia warna hitam yang dikemudikan Apriyani Susanti (39), warga Tanjung Priok yang belakangan diketahui memakai sabu sebelum mengemudikan kendaraannya. Pihak keluarga M Akbar berharap agar pengemudi yang lalai hingga mengakibatkan anggota keluarganya tewas tersebut dihukum seberat-beratnya. "Supaya dia dihukum aja-lah, itu juga buat pelajaran dia sendiri," tutur Suharti sambil sesekali menghapus air matanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau