Korban kecelakaan maut

Keluarga Korban Tanggung Biaya Krm Jenazah

Kompas.com - 23/01/2012, 15:32 WIB

JEPARA, KOMPAS.com- Keluarga korban kecelakaan maut di Gambir yang tinggal di Jepara berharap mendapat keringanan dari pemerintah atau rumah sakit untuk pengiriman jenazah dari Jakarta ke Jepara. Sebab, untuk pengiriman jenazah ke Desa Singorojo, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, itu mereka harus membayar Rp 7,5 juta.

Empat jenazah kecelakaan yang dikirim dari Jakarta ke Jepara itu adalah Nanik Riyanti (25), Yusuf Sigit Prasetyo (2,5), Suyatmi (50), dan Pipit Alfi Fitriasih (18). Nanik Riyanti merupakan anak kedua Rochmari yang sedang hamil tiga bulan.

Rochmari (53), perwakilan keluarga korban asal Jepara, Senin (23/1/2012), di Jepara, meminta pemerintah meringankan atau bahkan membebaskan beban biaya rumah sakit dan pengiriman jenazah. Untuk pengiriman jenazah dari Jakarta ke Jepara, dia harus menanggung Rp 7,5 juta.

"Saya tidak punya uang itu, sehingga terpaksa meminjam uang kepada teman-teman dan sanak keluarga," kata dia.

Selain itu, tiga kerabat Rochmari yang ditabrak Xenia sedang dirawat di RSPAD Jakarta. Mereka adalah Teguh Hadi Purnomo (30), Siti Muqaromah (30), dan Keny (8).

Teguh Hadi Purnomo, anak Rochmari yang berada di RSPAD Jakarta Pusat melalui telepon mengaku kondisi dirinya dan Keny telah membaik. Tinggal istrinya, Siti Muqaromah yang belum membaik karena patah tulang kaki dan harus dioperasi.

"Kami belum tahu berapa biayanya. Namun kami berharap pihak rumah sakit memberi keringanan atau membebaskan pembiayaan perawatan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau