Fengsui Foke di Tahun Naga Air Bawa Hoki

Kompas.com - 23/01/2012, 20:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada perayaan Tahun Baru Imlek 2563, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyempatkan diri berkunjung ke Wihara Dharma Bakti di kawasan Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. Di wihara tertua ini, ia beramah-tamah dan mengucapkan selamat tahun baru pada masyarakat Tionghoa yang merayakannya.

Sementara itu, tokoh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Yusuf Hamka, mengapresiasi kehadiran Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, ke tengah masyarakat Tionghoa. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa fengsui pria berkumis ini di tahun naga air cukup cemerlang.

"Fengsui Bapak Fauzi Bowo di naga air ini hoki. Jadi, tidak ada salahnya untuk memimpin Jakarta kembali," kata Yusuf saat memberikan sambutan di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Senin (23/1/2012).

Ia menambahkan bahwa kehadiran Foke di tengah etnis Tionghoa saat ini merupakan bentuk kepedulian Gubernur pada masyarakat Tionghoa. Ia juga mengungkapkan bahwa Jakarta masih butuh banyak perbaikan lagi sehingga gubernur sekarang tetap harus bekerja keras demi masyarakat Jakarta.

Sementara itu, Foke menyatakan bahwa keberagaman dan kerukunan yang dilihatnya di kawasan Petak Sembilan harus terus dipelihara dan tidak boleh luntur. Sebab, hal ini dapat juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta.

"Ini merupakan bukti bahwa daya tarik di Jakarta adalah keberagaman, tapi tetap rukun. Jadi harus tetap dijaga," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau