Keamanan kawasan

Lokasi Pemerkosaan Minim Pencahayaan

Kompas.com - 23/01/2012, 20:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Lokasi pemerkosaan terhadap JM (18), mahasiswa akademi kebidanan, minim pencahayaan. JM mengaku diperkosa sekitar 100 meter dari Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, oleh beberapa pemuda. Lokasi itu ramai aktivitas pada siang hari, tetapi sepi pada malam hari.

Menurut Rusdi (60), penyedia jasa jahit sepatu di sekitar Stasiun Kebayoran Lama, penerangan di sekitar stasiun masih kurang. Akibatnya, tidak banyak orang tahu jika terjadi sesuatu jika kawasan itu. Di sekitar lokasi itu pun saat ini dihuni beberapa orang pengumpul barang bekas.

"Saya biasa pulang dari sini pukul 17.00. Saya mendengar ada pemerkosaan dari berita media," kata Rusdi, Senin (23/1/2012) di Jakarta.

JM (18) diperkosa pada hari Jumat (20/1/2012) malam, setelah turun dari angkot C-01 (Ciledug-Kebayoran Lama) di sekitar Stasiun Kebayoran Lama, sekitar pukul 20.00. Ketika itu JM hendak pergi ke rumah saudaranya di Ciputat. JM berada di sekitar Stasiun Kebayoran Lama untuk menunggu angkot D-01 ke arah Ciputat.

Namun, sesaat setelah turun dari angkot C-01, sejumlah pemuda yang ada di lokasi itu tiba-tiba memukul JM dari belakang hingga membuatnya tidak sadarkan diri. Selanjutnya JM diperkosa sekelompok pemuda itu.

"Kami terus mengumpulkan kesaksian dan mendalami tempat kejadian. Sementara sudah ada tiga saksi, semuanya dari teman korban," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Budi Irawan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau