Solo, Kompas
Pelita yang kini dilatih oleh Rahmad Darmawan kalah 0-2 dari Persija, menyusul kekalahan di kandang Mitra Kukar awal pekan lalu. Dalam dua laga itu, Pelita kebobolan melalui bola- bola mati yang gagal diantisipasi.
”Pekerjaan rumah kami adalah bagaimana agar tidak lengah terhadap bola-bola mati. Kekalahan lalu dari Mitra Kukar 0-1 juga berawal dari tendangan pojok,” kata Rahmad.
Debut Rahmad melatih Pelita Jaya belum mampu memberi kemenangan bagi klub berjuluk ”The Young Guns” itu. Namun, Rahmad menolak kekalahan ini sebagai akibat proses transisi.
Rahmad menandatangani kontrak dua tahun melatih Pelita pada 19 Januari. Mantan pelatih tim nasional U-23 ini diharapkan mempersembahkan gelar juara bagi Pelita seperti saat melatih Persipura dan Sriwijaya FC.
”Apa pun hasilnya, ini tanggung jawab saya sebagai pelatih. Saya mengapresiasi pemain dan kepelatihan sebelum ini,” kata Rahmad seusai pertandingan.
Sebaliknya, Rahmad memuji permainan Persija yang lebih taktis dan sabar. Strategi yang dilancarkannya mentah menghadapi permainan Persija yang mampu keluar dari tekanan dan balik menyerang.
Pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan mengatakan, secara pribadi ia sangat merasa bahagia karena berhasil ”mengalahkan” Rahmad Darmawan. Ia juga puas karena instruksinya agar para pemain bermain disiplin dalam menyerang dan menjaga pertahanan dijalankan dengan baik.
”Mungkin saya agak norak, tetapi saya merasa menjadi orang yang paling berbahagia hari ini. Semua pelatih sudah saya kalahkan, hanya
Pelita memindahkan lokasi pertandingan ke Solo karena tidak mendapat izin pertandingan di Stadion Singaperbangsa, Karawang.
Gol pertama Persija Jakarta tercipta pada menit keempat melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Octavianus. Bola lengkung yang berusaha dibuang oleh Safee Sali melalui sundulan kepala itu justru membentur tubuhnya dan meluncur ke sudut kiri gawang Pelita.
Kiper Pelita, I Made Kadek Wardana, kembali kebobolan pada menit ke-56. Gol kedua Persija ini juga berawal dari bola mati. Penyerang Pedro Javier menyundul bola tendangan pojok Ismed Sofyan yang meluncur deras ke gawang Pelita.
Pada laga lanjutan Liga Primer Indonesia, tuan rumah Persema Malang unggul 4-1 atas PSMS Medan.
Penyerang Persema, Emile Bertrand Mbamba, mencetak
Pada laga sebelumnya, pimpinan klasemen Liga Primer Indonesia, Semen Padang, menundukkan Arema 3-1 di Stadion Agus Salim, Padang. Ini kekalahan pertama Arema pada musim ini.