Tiga Penumpang "Xenia Maut" Akan Ditahan di Polda Metro

Kompas.com - 24/01/2012, 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga penumpang mobil Daihatsu Xenia, yakni Adistina Putri Grani (26), Deny Mulyana (30), dan Arisandi (34), juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika pada malam sebelum kecelakaan maut terjadi di Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2012). Mereka mengonsumsi pil ekstasi bersama-sama di sebuah klub malam. Ketiganya juga akan ditahan di Rutan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menyusul temannya, Afriyani, yang sudah terlebih dulu dibui.

"Rencananya hari ini, saya akan melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka dan satu orang yang sudah ditahan di Direktorat Narkoba. Keempat orang ini saling terkait," ujar Direktur Reserse Narkoba Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, Selasa (24/1/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Nugroho mengatakan, keempat tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan mendalam di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami asal muasal ekstasi itu. "Kami ketahui awal sebelum mereka menggunakan narkoba, mereka kan meminum minuman keras jenis wiski di bar di bilangan Kemang. Setelah itu, mereka mengonsumsi narkoba di salah satu diskotik di Hayam Wuruk," papar Nugroho.

Pengakuan ini kemudian didukung dengan tes urine yang menunjukkan bahwa tubuh mereka positif mengandung metamphetamine. Jenis narkotika yang mereka gunakan saat itu adalah ekstasi. "Dari pengakuan ini, otomatis akan kami kembangkan. Hari ini pun kami kembangkan ketiga orang ini, baik di diskotik maupun di tempat lain," kata Nugroho.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau