Di bawah pengaruh narkoba

Ekspresi Pengemudi "Xenia Maut" Setelah Menjemput Korban

Kompas.com - 25/01/2012, 03:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Afriyani Susanti, pengemudi "Xenia maut", baru dapat tertidur sehari setelah peristiwa kecelakaan yang menewaskan sembilan orang. Afriyani dibawa oleh penyidik Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Senin (23/1/2012) pukul 01.00 WIB.

"Mungkin karena pengaruh obat, jadi tidak tidur. Pas datang juga wajahnya datar," ujar Kasubdit II Psikotropika Ditnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Saputro di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/1/2012).

Eko juga mengatakan, pengaruh obat membuat Apriani sempat menggeleng-gelengkan kepala saat sampai di ruang penyidik. Mata Afriyani juga tampak sayu. "Kayaknya dia belum tidur," kata Eko.

Namun, kata Eko, Afriyani tidak mengajukan permintaan macam-macam saat dipengaruhi ekstasi. "Saat diperiksa masih banyak diam, itu yang harus kami gali lagi. Dia juga enggak minta macam-macam," ujarnya.

Afriyani hanya sempat mengeluhkan lapar saat dilakukan pemeriksaan pada Senin (23/1/2012) subuh. "Kami kasih makan, lalu pada subuh sekitar pukul 05.00 WIB ia mengantuk dan meminta izin untuk istirahat," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Xenia hitam yang dikemudikan wanita berusia 29 tahun itu menabrak sejumlah pejalan kaki di kawasan Tugu Tani, Minggu (22/1/2012) pukul 11.10 WIB. Sembilan orang tewas dan empat lainnya luka-luka. Saat kejadian, mobil ditumpangi empat orang, yaitu si pengemudi dan tiga rekannya, Arisendi (34), Denny Mulyana (30), dan Adistina Putri Grani (25).

Mobil Xenia yang dikendarai Afriyani Susanti (29) saat itu melaju kencang dan sempat oleng sampai akhirnya menghantam para pejalan kaki di trotoar dan halte. Mobil baru berhenti setelah meringsek masuk ke halaman kantor Kementerian Perdagangan.

Akibat peristiwa ini, sembilan orang tewas di tempat dan empat orang luka-luka. Korban tewas dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sedangkan korban luka-luka dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau