Minibus Maut Sering Parkir di Depan Rumah Afriyani

Kompas.com - 25/01/2012, 08:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mobil minibus B 2479 XI yang terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, diketahui dipinjam Afriyani Susanti (29) dari seorang teman yang kini dalam buruan polisi. Namun, mobil itu ternyata juga kerap parkir di rumah keluarga Afriyani di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Hal ini disampaikan Ketua RT 11 Bawuk (62), Selasa (24/1/2012), saat dijumpai di kediamannya. "Mobil Xenia memang bukan punya keluarganya. Tapi punya teman Ani (panggilan Afriyani di rumah), yang sering parkir di rumahnya. Ani juga sering bawa mobil itu," ungkap Bawuk.

Dia mengatakan, Ani kerap mengendarai mobil milik temannya itu jika hendak pergi bekerja. "Jam kerja Ani nggak tentu soalnya dia kan jadi asisten produser film, suka shooting kapan aja dan di mana aja. Nah, itu mobil temannya yang dia bawa kalau kerja. Saya kaget pas lihat di televisi mobil itu sudah hancur begitu," tutur pensiunan Pemerintah Kota Jakarta Utara ini.

Bawuk mengatakan kalau Ani sudah lama bisa menyetir. Kendati demikian, Ani tidak selalu mengendarai mobil jika berangkat bekerja. "Seringnya dia pakai ojek karena mobil punya kakaknya dipakai," ucap Bawuk.

Kini, mobil minibus yang mengalami kerusakan parah di bagian kaca, bumper depan, dan kap mesin itu disita aparat kepolisian sebagai barang bukti. Mobil inilah yang menyeruduk 13 pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais pada Minggu lalu. Sebanyak sembilan orang tewas, sementara lainnya terluka.

Di bagian kaca mobil yang retak parah masih terdapat rambut-rambut manusia. Sementara itu, di bagian pintu kiri dan bumper belakang masih terdapat bekas-bekas darah yang mengering. Minibus itu merupakan bukti bisu yang menggambarkan dahsyatnya peristiwa pada Minggu siang tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau