JAKARTA, KOMPAS.com- Tim riset Indosurya Securities memperkirakan, pada perdagangan Rabu (25/1/2012) ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada support 3.945-3.989 dan resistance 4.020-4.055. Secara teknikal IHSG membentuk pola menyerupai shooting star di mana sebelumnya membentuk spinning.
Posisi candle masih menyentuh upper bollinger bands. MACD masih bergerak naik dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R dan Stochastic melemah dan menurun di sekitar area overbought.
Tenaga pendorong IHSG untuk tetap berada di zona positif kemungkinan akan berkurang seiring pergerakan bursa saham AS dan Eropa yang cenderung flat. Diperkirakan, IHSG akan terkoreksi sementara sembari menyesuaikan posisi agar di bawah area overbought.
Bursa saham Amerika dan Eropa bergerak bervariasi dengan kecenderungan negatif. Pergerakan ini dipicu adanya kekhawatiran Yunani akan gagal bayar setelah para menteri keuangan Uni Eropa dan pejabat Yunani gagal menyepakati tawaran dari kreditor swasta. Para menteri keuangan Uni Eropa menolak tawaran dari kreditor swasta untuk merestrukturisasi utang Yunani, sehingga akhirnya Yunani harus membayar 14,5 miliar euro (18,9 miliar dollar AS) yang akan jatuh tempo bulan Maret 2011.
Semalam, Spanyol dan Belanda telah melelang obligasi. Belanda akan menguji pasar dengan melelang obligasi senilai 1,5-2,5 miliar euro (1,9-3,25 miliar dollar AS) untuk jatuh tempo pada 2013 dan 2042.
Sementara Spanyol akan melelang obligasi senilai 2-4 miliar euro (2,6-5,2 miliar dollar AS) untuk tenor 3 dan 6 bulan. Dikabarkan para Menkeu Uni Eropa kembali akan melanjutkan pertemuan di Brussels.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang