JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana untuk menyeleksi ulang sejumlah pemain timnas Indonesia yang akan bertanding dalam laga terakhir Pra-Piala Dunia (PPD) Zona Asia Grup E melawan Bahrain, pada 29 Februari mendatang. Pemain-pemain tersebut rencananya akan terlebih dahulu mengikuti training camp di Cibubur pada Minggu (29/1/2012).
"Timnas untuk PPD akan berkumpul di Cibubur bersama pelatih Aji Santoso. Ada sekitar 30 pemain yang akan dipanggil untuk disaring menjadi 18 pemain. 80 persen pemain baru, sedangkan 20 persen pemain dari skuad lama," ujar anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Bob Hippy, di Kantor PSSI, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Bob menuturkan, sejumlah peserta yang akan menjalani proses seleksi itu nantinya murni adalah pemain Indonesia Premier League (IPL). Menurutnya, 80 persen yang akan ikut proses seleksi adalah pemain yang diambil dari timnas U-23, sedangkan 20 persen sisanya adalah pemain-pemain senior.
"Jadi 80 persen pemain-pemain baru itu akan diambil dari klub-klub yang ikut berkompetisi IPL. Dari 80 persen yang baru menjalani proses seleksi, 30 persennya pemain-pemain yang benar-benar baru masuk timnas. Dan pemain-pemain tersebut diambil dari pemain usia 23 tahun yang main di klub-klub IPL," jelasnya.
Pelatih Aji Santoso mengatakan, PSSI kini telah mengantongi 10 nama yang sebelumnya sudah didaftarkan ke AFC dan FIFA. Menurutnya, proses seleksi nanti adalah untuk mencari delapan pemain untuk melengkapi 10 nama yang akan dibawa ke Bahrain.
"Jadi mulai tanggal 30 Januari sampai 3 Februari, proses penyeleksian baru dimulai. 10 pemain sudah kami dapatkan, mereka adalah pemain-pemain yang sudah didaftarkan ke AFC dan FIFA. Untuk itu kami akan cari delapan pemain untuk melengkapi 18 nama. Pemain-pemain sendiri sudah kami hubungi sejak tiga hari yang lalu," kata Aji.
Pertandingan melawan Bahrain dalam PPD ini adalah laga terakhir timnas Indonesia. Skuad yang sebelumnya dipimpin oleh Wim Rijsbergen tersebut saat ini terpuruk di dasar kelasemen Grup E, karena mengalami lima kekalahan.
Di pertandingan pertama, timnas Indonesia harus bertekuk lutut di hadapan timnas Iran dengan skor 0-3 dan 1-4 di Gelora Bung Karno. Setelah itu, timnas kembali ditumbangkan Bahrain 0-2 di Gelora Bung Karno. Pertandingan ketiga menghadapi Qatar di GBK, timnas juga kalah dengan skor 2-3, dan 0-4 saat tandang ke Qatar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang