Pengacara Fasilitasi Timwas Century Temui Buronan Rafat

Kompas.com - 26/01/2012, 12:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lucas, pengacara buronan kasus Bank Century, Rafat Ali Rizki, mengaku mempunyai banyak informasi mengenai kasus Bank Century yang didapat dari Rafat. Namun, Lucas tak mau mengungkap lantaran ada kode etik pengacara serta tak mempercayai sepenuhnya kebenaran pernyataan Rafat itu.

"Banyak cerita, latar belakang. Cerita itu mengerikan, banyak nama disebut. Tapi saya tidak percaya 100 persen karena tidak didukung bukti," kata Lucas dalam rapat dengan Tim Pengawas Century di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

Karena itu, Lucas menawarkan kepada Timwas Century untuk bertemu langsung dengan mantan pemilik Bank Century itu di Singapura. Lucas mengaku terakhir bertemu dengan Rafat di Hotel Ritz-Charlton di Singapura secara kebetulan pada 28 Desember 2011 .

Lucas tak mau menyebut di negara mana kliennya menetap. Namun, kata Lucas, jika ingin bertemu Rafat, ia terlebih dulu mengontak rekannya di Singapura. "Jadi enggak langsung ke Rafat," kata Lucas.

Seperti diberitakan, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menghukum Rafat dan pemilik Bank Century lainnya, Hesham Al Waraq dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 15 miliar subsider enam bulan kurungan. Vonis itu diberikan tanpa kehadiran keduanya (in absentia).

Keduanya terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang secara bersama- sama. Selain itu, majelis hakim juga memerintahkan keduanya untuk membayar uang pengganti senilai Rp 3,1 triliun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau