Pilkada aceh

Banyak Calon Perseorangan Mendaftar Lagi di Pilkada Aceh

Kompas.com - 27/01/2012, 09:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pilkada yang akan diselenggarakan di Provinsi Aceh dan 17 kabupaten/kota di Aceh menerima banyak calon perseorangan, selain pasangan calon yang diusung Partai Aceh. Karena itu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh meminta penyesuaian jadwal sampai 9 April 2012.

Pascaputusan sela 17 Januari, KIP Provinsi Aceh menerima satu pasangan calon kepala daerah yang diusung Partai Aceh dan dua pasangan calon perseorangan. Untuk Pilkada Banda Aceh, tercatat tambahan satu pasangan calon dari Partai Aceh yang berkoalisi dengan Partai Amanat Nasional dan satu pasangan calon perseorangan.

Di Aceh Timur juga terdaftar dua pasangan calon kepala daerah tambahan baik dari Partai Aceh dan calon perseorangan. KIP Lhokseumawe juga menerima tambahan calon dari Partai Aceh dan satu pasangan calon kepala daerah dari jalur perseorangan. Di Aceh Singkil, terdapat dua pasangan calon tambahan dari jalur perseorangan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua KIP Ilham Saputra dalam persidangan sengketa kewenangan di Mahkamah Konstitusi yang dipimpin Ketua MK Mahfud MD, Jumat (27/1/2012) pagi, di Jakarta.

Saat ini, kata Ilham, tes kesehatan dan tes uji baca Al Quran sudah dilakukan untuk calon kepala daerah provinsi. Verifikasi dukungan KTP dari calon perseorangan juga sedang dilakukan. Karena itu, KIP belum bisa menetapkan calon sesuai perintah putusan sela, pada tujuh hari sejak putusan sela dibacakan.

KIP Aceh dan KIP 17 kabupaten/kota meminta pengunduran jadwal pilkada selama 56 hari dari hari pemungutan suara yang ditentukan sebelumnya, yakni 16 Februari. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau