Melongok Kantor Multiply Indonesia

Kompas.com - 28/01/2012, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Multiply Inc telah membuka kantor cabang di Jakarta, dengan nama PT Multiply Indonesia, sejak April 2011 lalu. Keberadaan kantor Multiply di Indonesia merupakan yang terbesar, bahkan mengalahkan kantor pusatnya di Florida, Amerika Serikat.

Kantor Multiply di Jakarta ini akan menjadi kantor pusat Multiply, setelah hari ini (28/1/2012), Peter Pezaris, pendiri dan CEO Multiply, mengumumkan kantor pusat Multiply di Florida, AS akan dipindahkan ke Indonesia.

Saat ini, sebelum berubah menjadi kantor pusat Multiply, kantor cabang Jakarta ini memiliki karyawan sebanyak 54 orang. Bahkan di kantor pusat Multiply sendiri hanya terdapat 25 orang karyawan.

"Ya, kantor Multiply Indonesia adalah yang terbesar, mengalahkan kantor pusat Multiply di Florida," kata Peter Pezaris, di Jakarta, pada Jumat (27/1/2012).

Seluruh karyawan Multiply Indonesia adalah warga negara Indonesia dan dipimpin oleh Daniel Tumiwa sebagai Country Manager.

Seperti perusahaan pada umumnya, Multiply Indonesia memiliki divisi keuangan, pemasaran, layanan pelanggan, teknologi informasi dan pengembangan bisnis. Namun, ada sebuah divisi unik di Multiply, yakni divisi hubungan pedagang (merchant relation).

Divisi ini diadakan karena sejak Mei 2011 lalu, Multiply bertransformasi menjadi platform e-commerce. Sebelumnya, Multiply sekedar menyediakan layanan berbagi artikel, foto, dan video.

Mengintip Kantor Multiply Indonesia

Multiply Indonesia berkantor di Gandaria 8 Office Tower lantai 23, jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta. Beberapa media dan Kompas.com mendapat kesempatan untuk berkunjung ke kantor tersebut.

Berikut beberapa gambar suasana kantor Multiply Indonesia:

  • Ruang Tunggu

Ruang Tunggu

Duduk di ruang tunggu seperti sedang berada di sebuah kafe, karena kursi dan mejanya mendukung suasana tersebut.

Temboknya dihiasi wallpaper bergambar huruf-huruf alfabet kapital.

  • Ruang kerja

Ruang kerja

Ruang kerja didesain memanjang dan tanpa partisi. Tidak terdapat banyak ruangan di sana.

  • Meja kerja karyawan

Meja karyawan

Begitupun dengan meja karyawan yang tidak disekat. Ini memberi kesan suasana kerja Multiply yang transparan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau