Jarak Aman Real dari Barca

Kompas.com - 30/01/2012, 02:53 WIB

MADRID, MINGGU - Apakah Real Madrid dan Barcelona musim ini akan bertukar trofi yang mereka raih musim lalu? Tanda-tanda itu kian nyata. Di Piala Raja, Real tersingkir, kalah dari Barcelona. Namun, di Liga Spanyol, mereka kian kencang, unggul tujuh poin atas Barca. Kecuali ada keajaiban, keunggulan Real saat ini bakal sulit dikejar.

Tiga hari setelah duel mereka pada laga kedua perempat final Piala Raja, yang berakhir 2-2 dan membuat Real tersingkir, kedua tim mencetak hasil sebaliknya di Liga Spanyol, Sabtu atau Minggu (29/1) dini hari WIB. Real Madrid membukukan kemenangan lima kali beruntun dengan memukul Real Zaragoza 3-1 di Stadion Santiago Bernabeu.

Pada hari yang sama, di Stadion El Madrigal, Barcelona ditahan tuan rumah Villarreal, 0-0. Hasil itu hasil seri keenam mereka musim ini, catatan seri yang terlalu banyak dan bisa berbuntut raibnya trofi juara Liga Spanyol pada akhir musim nanti.

”Masih ada 18 laga sisa yang harus dimainkan. Saya berjuang untuk mengejar setiap poin, seperti yang kami lakukan malam ini di sini,” kata Pelatih Barcelona Pep Guardiola. ”Tampil seperti ini membuat kami memetik hasil bagus musim ini.”

Dari 18 laga sisa itu terdapat satu duel el clasico di Nou Camp pada 22 April. Bakal berat bagi Barcelona memenangi duel itu menilik performa Real saat ini. Sulit bagi skuad Guardiola untuk mengejar poin sang rival.

Bagi Real, hasil pekan ke-20 ini adalah kemenangan ke-17 dan membuahkan 52 poin. Barcelona membuntuti di bawahnya (45 poin). Valencia di urutan ketiga dengan 35 poin sebelum bertamu ke Racing Santander, Senin dini hari WIB.

Perjalanan semakin berat bagi Barcelona karena sederetan pemain cedera. Ketimpangan mereka mereka bertambah panjang dengan cederanya Pedro Rodriguez, menyusul striker David Villa, gelandang Andres Iniesta, dan Ibrahim Afellay.

Real lebih bervariasi

Sebaliknya di Real, Pelatih Jose Mourinho menemukan kian banyak variasi formasi terbaiknya untuk meladeni lawan-lawan mereka. Saat menjamu Zaragoza, Sabtu, dia kembali menurunkan skuad bernaluri menyerang plus memercayakan posisi starter kepada gelandang Esteban Granero yang tampil menawan.

Di barisan tengah, Kaka dan Mesut Oezil kembali tampil starter dan menyumbang dua dari tiga gol balasan Real, secara berurutan pada menit ke-32 dan ke-56. Satu gol lain dicetak penyerang Cristiano Ronaldo, menit ke-49.

Sebelum memetik kemenangan itu, mereka dikejutkan gol Zaragoza melalui Lafita, menit ke-11. Gol cepat ini terjadi ketika Real intens menyerang. Lafita, yang musim lalu mencetak dua gol ketika Zaragoza secara mengejutkan memukul Real 3-2 ke Bernabeu, memanfaatkan kelengahan Pepe.

”Gol itu terjadi karena kesalahan kami. Kami seharusnya lebih berhati-hati,” ujar Granero.

Seperti Real, Barcelona juga menurunkan skuad yang bernaluri menyerang lewat formasi Lionel Messi, Cesc Fabregas, dan Adriano di lini depan. Villarreal tidak mau kalah. Mereka tampil menekan dan mengambil risiko meski strategi nyaris berbuah petaka, menit ke-17, ketika Daniel Alves memberi umpan lambung kepada Messi.

Pemain Terbaik Dunia ini tinggal berhadapan dengan kiper Diego Lopez. Namun tidak seperti biasanya, tendangannya melebar. Fabregas juga berpeluang kala tendangannya melambung. Dalam situasi krisis gol itu, Guardiola memasukkan Alexis Sanchez—yang sebenarnya cedera bahu—30 menit terakhir, tetapi tidak membuahkan hasil.

Mourinho hengkang

Di tengah tren positif Real di liga, Mourinho kian santer diberitakan bakal hengkang dari Real Madrid pada akhir musim. Kabar ini dilontarkan Duncan Castles dalam laporannya di Sunday Times dan laman The National, Minggu. Pelatih asal Portugal tersebut dinilai frustrasi dengan perlakuan yang diterimanya dan memilih kembali melatih di klub Liga Inggris.

”Kami unggul lima poin di atas tim yang dianggap semua orang terbaik di dunia,” kata Mourinho menjelang laga el clasico, Rabu.

”Saat saya datang ke sini (Madrid), klub ini punya tradisi tersingkir di Piala Raja dari tim-tim divisi lebih rendah,” ujarnya.

”Ketika saya tiba, kami bukan unggulan di Liga Champions. Kini, kami punya catatan paling banyak menang di penyisihan grup. Tampaknya saya dianggap mendatangkan banyak persoalan,” katanya. (AP/AFP/REUTERS/SAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau