SOHO@Menteng Square, Nikmatnya "Berkantor" di Rumah!

Kompas.com - 30/01/2012, 23:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengakomodasi kebutuhan para profesional, eksekutif, maupun pengusaha muda untuk mengaktualisasikan karya dan kinerjanya, bisnis properti berkonsep small office home office kini juga semakin dilirik pengembang. PT Bahama Development, misalnya, yang melansir portofolio terbarunya, SOHO@Menteng Square.

Proyek tersebut diluncurkan Selasa (28/1/2012) sebagai konsep bisnis properti kontemporer small office home office usai Bahama development merampungkan pembangunan tiga tower apartemen Menteng Square. SOHO@Menteng Square didirikan dengan mengkombinasikan fungsi hunian dan usaha (bisnis) dalam satu ruang berdesain kompak, praktis, dan dinamis.

Presiden Direktur PT Bahama Development, Reddy Hartadji, di SOHO@Menteng Square, kepada Kompas.com, Senin (30/1/2012), mengatakan, dengan konsep ini penghuni dapat tinggal dan melakukan aktifitas sehari-hari sekaligus bekerja di ruang yang sama. Konsep hunian dan ruang kerja ini cocok untuk mereka yang ingin bekerja secara independen.

"Dengan bantuan teknologi internet sebagai fasilitas pelengkapnya, penghuni dapat mengendalikan semua pekerjaan profesionalnya dari rumah, sehingga sangat efisien dan efektif untuk menghemat biaya produksi, transportasi, komunikasi dan sosialisasi," kata Reddy.

Ia menambahkan, gaya hidup demikian dapat memacu lahirnya entrepreuneur atau pengusaha-pengusaha baru berusia muda. Sebab, semua kebutuhan, mulai dari kebutuhan hidup sehari-hari sampai kebutuhan hiburan, dan profesional bisa mereka dapatkan tanpa harus bersusah payah ke luar ruangan. Apalagi, penghuni juga disediakan fasilitas penunjang lainnya untuk mengakomodasi kebutuhan mereka, seperti line telepon, faksimili, dan virtual office.

Adapun SOHO@Menteng Square menempati lokasi di lantai 22 (roof floor) dari dua tower apartemen A dan B Menteng Square, yang terdiri atas 36 unit dengan ukuran 57 m2 (semigross). Apartemen ini ditawarkan dengan harga perdana Rp 790 juta sampai Rp 960 juta per unit.

"Desain interiornya dirancang kompak dengan mengadopsi gaya arsitektur modern minimalis berkonsep loft," kata Reddy.

Apartemen yang berada di dalam kawasan pengembangan terintegrasi Menteng Square ini disiapkan dengan konsep one stop living di atas area seluas 1,65 Ha. Berisi tiga tower A, B dan C, fasilitas yang melengkapinya antara lain 1.604 unit apartemen, food alley/arcade di lantai dasar pada seluruh tower, 15 unit office park di Tower A, serta kolam renang di tower C.

"Tower C ini menara terakhir dan akan dilengkapi hotel bisnis dengan standar bintang tiga dari operator internasional. Kamarnya ada 100 dengan gaya desain yang juga modern minimalis," ujarnya.

Ketiga menara apartemen tersebut nantinya dihubungkan oleh sky bridge berupa retail lifestyle dan roof garden untuk menciptakan suasana alami, asri dan nyaman tanpa menutupi kesan modern.

Kinerja positif

Sejak dilansir perdana awal 2009 silam dengan harga Rp 240 jutaan, Reddy mengatakan, kinerja penjualan Menteng Square menggembirakan. Di pasar sekunder, harga aktualnya mulai Rp 350 juta sampai Rp 450 juta. Hingga kini, tercatat sudah 100% unit apartemen terjual.

Sementara untuk kinerja food alley berkonsep semi open space tersewa 75% untuk tahap I. Adapun food alley tahap II akan dipasarkan setelah hand over unit apartemen, pada Juni 2012 mendatang. Hotel sendiri akan mulai dioperasisikan pada Juni 2012.

Reddy menuturkan, kinerja Menteng Square dipengaruhi oleh iklim investasi yang kondusif saat ini. Indonesia relatif tidak terpapar krisis finansial global.

"Terbukti bisnis dan industri properti tetap tumbuh dan mengalami kurva pertumbuhan antara 10-20% per tahun. Ini dipicu oleh semakin ramahnya suku bunga acuan Bank Indonesia yang turun 50 basis poin yang mendorong perbankan untuk ikut merevisi suku bunga kredit komersial mereka. Apalagi, segmen pasar kami adalah kelas menengah yang sebagian besar memanfaatkan fasilitas KPA perbankan," jelas Reddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau