Carlos: Mourinho Lebih Baik dari Guardiola

Kompas.com - 31/01/2012, 01:12 WIB

MADRID, KOMPAS.com — Legenda Real Madrid, Roberto Carlos, berpendapat, jika dibandingkan Josep "Pep" Guardiola, Jose Mourinho merupakan pelatih yang lebih baik. Pasalnya, Mourinho selalu sukses mempersembahkan gelar bagi tim yang dibesutnya, sedangkan Guardiola belum teruji di klub lain.
 
Pernyataan Carlos terkait dengan keraguan sejumlah kalangan terhadap Mourinho setelah "El Real" tersingkir dari Copa del Rey oleh musuh bebuyutan mereka, Barcelona. Hasil itu menjadi pukulan telak bagi Mourinho karena gagal mematahkan dominasi Barca di Spanyol semenjak menangani Madrid, 2010 lalu.
 
Namun, Carlos menilai, Mourinho tetap lebih hebat daripada Guardiola. Pasalnya, Mourinho sudah teruji memiliki kualitas hebat, dan mampu memberikan gelar di mana pun dia berkarier.

Carlos menilai karier Mourinho lebih lengkap. Ia sukses memberikan dua gelar Premier League dan satu trofi Piala FA saat menangani Chelsea. Pelatih asal Portugal itu juga pernah menorehkan sejarah manis saat membesut Inter. Dia sukses mempersembahkan treble winner bagi "La Beneamata".

"Mourinho tetap nomor satu karena setiap tim yang dilatihnya meraih kesuksesan. Kita lihat, jika Guardiola menangani Chelsea atau Inter, kemudian kita baru bisa mengatakan siapa yang terbaik," tambahnya.

Meskipun yakin Mourinho lebih superior, Carlos tak meragukan kualitas Guardiola. Di mata Carlos, Pep adalah pelatih modern, cerdas, berani, dan selalu memiliki pemain-pemain hebat.

"Dia mengetahui banyak hal soal sepak bola. Namun, kesuksesan Mourinho di semua negara menegaskan bahwa dirinya adalah yang terbaik," ungkap bek asal Brasil itu. (MRC)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau