Penerbangan

Garuda Gelontor Citilink Rp 1,7 Triliun

Kompas.com - 31/01/2012, 09:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Garuda Indonesia (Tbk) telah menggelontorkan dana total sebesar Rp 1,7 triliun untuk Citilink. Dana tersebut termasuk lima pesawat Boeing 737-300 sebagai syarat agar unit bisnis strategis maskapai tersebut bisa berdiri sebagai maskapai sendiri.

Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan mengatakan, untuk mendapatkan Surat Izin Usaha Angkutan Udara/Niaga Berjadwal (SIUAU/NB), Citilink harus memenuhi syarat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, yaitu mengoperasikan minimal 10 pesawat, lima di antaranya berstatus milik.

"Syarat-syarat itu akan dipenuhi. Garuda juga telah memberikan setoran modal kepada Citilink untuk operasional sebesar Rp 430 miliar," kata Elisa di Jakarta, Senin (30/1/2012).

Menurutnya, tahun ini Citilink bakal mendatangkan 11 pesawat Airbus A320. Dengan demikian,  hingga akhir 2012, maskapai tersebut bakal mengoperasikan 20 pesawat.

Saat ini, Citilink mengoperasikan sembilan pesawat, yaitu enam Boeing 737-300 dan tiga Airbus A320.

Penambahan Airbus A320, jelasnya, bakal meningkatkan penumpang hingga lebih dari 100 persen. Apabila pada 2011, Citilink hanya menerbangkan sebanyak 1,4 juta orang, tahun ini diperkirakan bakal menjadi 4 juta orang.

Dijelaskan, Boeing 737-300 hanya berkapasitas140 penumpang, sedangkan Airbus A320 mampu mengangkut 180 penumpang. Karenanya, tahun depan pesawat Boeing itu juga akan disingkirkan.

Dengan semakin meningkatnya kemampuan angkut pesawat, jelasnya, Citilink diperkirakan bakal memberikan kinerja positif bagi perusahaan. "Tahun ini kerugian operasi ditekan hingga sebesar Rp 10 miliar hingga Rp 15 miliar. Tahun depan perkiraannya sudah ada keuntungan usaha hingga Rp 200 miliar," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau