Pakai "Smartphone", Anak Cenderung Akses Situs Porno

Kompas.com - 31/01/2012, 13:56 WIB

KOMPAS.com — Di zaman teknologi canggih seperti saat ini, kebutuhan akan gadget bukan lagi milik orang dewasa, melainkan juga remaja dan anak-anak. Penggunaan alat komunikasi seperti ponsel pintar (smartphone) bahkan sudah merambah ke anak-anak di bawah umur.

Jika tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, tentu hal ini dapat membawa dampak negatif. Sebuah riset terbaru mengungkapkan bahwa anak-anak berusia delapan sampai 15 tahun cenderung rentan menyalahgunakan smartphone. Mereka menggunakan ponsel canggih ini untuk menjelajahi situs web yang isinya berbau kekerasan ataupun pornografi. Ketidaktahuan dan ketidakpedulian orang tua, terutama karena minimnya keterampilan teknologi, merupakan salah satu faktor utama yang memicu timbulnya permasalahan ini.

Lembaga riset YouGov melakukan jajak pendapat dengan melibatkan lebih dari 1.000 anak berusia delapan sampai 15 tahun di Inggris. Jajak pendapat itu mengidentifikasi bahwa hampir setengah dari anak-anak memiliki smartphone seperti iPhone.

Saat ditanya perihal kepemilikan ponsel, anak-anak mengatakan bahwa orangtua telah membelikan mereka alat komunikasi canggih itu. Sedangkan seperlima mengatakan, mereka telah melihat konten kekerasan atau pornografi dari telepon.

Temuan ini juga mengungkapkan bahwa hampir sembilan dari 10 anak yang disurvei tidak memiliki pengaturan keamanan di telepon mereka sehingga dengan bebas dapat mengakses situs-situs yang tidak semestinya mereka buka. Dan, yang memprihatinkan, sebanyak 46 persen dari orang tua tidak menyadari bahwa pengaturan perihal keamanan itu penting.

Seorang psikolog anak, Profesor Tanya Byron, mengaku tidak terkejut dengan temuan itu. Survei menemukan bahwa rasio anak-anak yang mengakses situs jejaring sosial lewat ponsel cenderung meningkat delapan kali lipat dalam tiga tahun terakhir menjadi 38 persen. Pada periode yang sama, jumlah anak yang menonton video klip di ponsel mereka naik dua kali lipat.

"Penting bagi orang tua membangun komunikasi yang jujur dengan anak mereka sehingga anak mereka menjadi pengguna alat digital yang bertanggung jawab," kata Prof Byron.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau