Entong: Inter Minta Kita Ikuti Aturan FIFA

Kompas.com - 31/01/2012, 15:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemimpin Umum TopSkor, Entong Nursanto, selaku promotor FC Internazionale Indonesia Mei 2012, mengaku, pihaknya harus mengikuti aturan FIFA dalam menjalankan pertandingan antara Inter Milan dengan Liga Selection (24 Mei 2012) dan timnas Indonesia Selection (26 Mei 2012). Entong mengatakan, "I Nerazzurri" sendiri yang langsung melayangkan permintaan itu, termasuk soal pemilihan pemain.

"Makanya, saya susah bicara mengenai keadaan di Maret nanti (jika Indonesia terkena sanksi FIFA), tapi yang pasti, Inter memberi syarat bahwa pertandingan nanti harus sesuai dengan organisasi yang diakui FIFA," kata Entong kepada wartawan di Hotel Mulia, Selasa (31/1/2012).

"Terpaksa dikatakan bahwa para pemain yang tidak diakui FIFA tidak bisa terlibat dalam laga itu. Memang, saya juga pernah membicarakan kemungkinan pada Maret itu. Tapi, ini adalah peluang besar bagi Indonesia. Salah satu klub top Eropa, bahkan dunia akan ke Indonesia," lanjutnya.

Jadi, katanya, jangan berpikir ke masalah kisruh sepak bola nasional, tetapi lebih fokus pada kedatangan Inter. "Kalau kita tidak melakukan itu, itu akan mempersulit kita sendiri. Jadi kita harus berani mengambil keputusan dan Inter sangat ingin main di Indonesia," tuturnya.

Entong kemudian berharap, Maret nanti tidak ada sanksi yang akan diterima oleh Indonesia. Sebab, kedatangan Inter bisa jadi momen untuk Indonesia berunjuk gigi. Inter dijadwalkan tiba di Jakarta pada tanggal 23 Mei mendatang. Mereka akan bertanding melawan Liga Selection tanggal 24 Mei dan timnas Indonesia Selection, dua hari berikutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau