Sesmenpora: Ada Alokasi Dana untuk Timnas, tapi Tak Tahu Berapa

Kompas.com - 31/01/2012, 18:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretari Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Joko Pekik, mengakui Kemenpora sudah mengalokasikan dana kepada PSSI agar bisa digunakan untuk kegiatan tim nasional Indonesia. Namun, ia tak bisa mengungkapkan berapa jumlahnya karena setiap cabang olahraga (cabor) mempunyai nilai yang berbeda-beda.

"Ini merujuk pada cabor. Jadi tidak ada ketentuan setiap cabang akan dapat berapa. Kita hanya memiliki alokasi dana pembinaan cabor unggulan," jelas Joko seusai mengikuti seminar sepak bola di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

"Artinya, permintaan-permintaan itu akan kita kaji. Seberapa banyak yang akan kita back-up itu," lanjutnya.

PSSI sudah mengajukan dana sebesar Rp 40 miliar untuk anggaran awal bagi timnas Indonesia. Menurut pengakuan Koordinator timnas, Bob Hippy, berkas pengajuan sudah mereka masukan awal bulan ini. Anehnya, Joko mengaku belum menerima pengajuan resmi dari PSSI.

"Namun kalau memang sudah ada, kami akan proses secepatnya. Seperti halnya tahun lalu, kami memberikan Rp 20 miliar untuk persiapan Piala AFF," jelas Joko.

"Kalau permintaannya Rp 300 miliar sekian, saya pikir kami tidak akan bisa memback-up semuanya. Kami tahu kebutuhannya, jadi kami akan cukupi kebutuhan itu dari berbagai sektor itu saja," ia mengakhiri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau