Infrastruktur

Rp 500 Miliar untuk Pinjaman SPBU BBM Nonsubsidi

Kompas.com - 31/01/2012, 19:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah akhirnya mengalokasikan dana Rp 500 miliar untuk program pinjaman lunak bagi pembangunan infrastruktur bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Hal ini untuk mendukung program pembatasan BBM bersubsidi bagi mobil pelat hitam.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Evita H Legowo menyampaikan hal itu, Selasa (31/1), di Jakarta.

Menurut Evita, PT Pertamina sudah menyiapkan infrastruktur pertamax. Namun, perseroan itu minta tambahan waktu untuk dapat infrastruktur pertamax di Jawa dan Bali. Perusahaan itu tidak siap menyediakan infrastruktur BBM nonsubsidi di Jawa dan Bali pada 1 April 2012.

"Sebenarnya, Pertamina lebih maju dibandingkan tahun 2010. Sekarang jauh lebih banyak," ujarnya. Karena itu, pihaknya berencana membatasi BBM bersubsidi secara bertahap.

Terkait insentif, pihaknya sudah berbicara dengan Kementerian Keuangan. "Jadi Kementerian Keuangan sudah menyiapkan anggaran untuk dapat memberikan pinjaman lunak kepada para pemilik SPBU untuk membangun infrastruktur pertamax," kata dia.

Total anggaran untuk pinjaman lunak itu mencapai Rp 500 miliar, dan bersumber dari APBN Perubahan 2012. Dana pinjaman lunak itu akan dikucurkan untuk 295 unit stasiun pengisian bahan bakar umum yang menjual pertamax.

Namun mekanisme pinjaman lunak itu masih belum diketahui dengan pasti. Saat ini pihak Kementerian Keuangan sedang merumuskan mekanisme penyaluran pinjaman lunak itu.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau