Pangan

Harga Beras Mulai Turun

Kompas.com - 31/01/2012, 22:32 WIB

TEGAL, KOMPAS.com - Sepuluh hari terakhir ini, harga beras di Kota Tegal, Jawa Tengah, mulai turun sekitar Rp 400 hingga Rp 500 per kilogram, seperti terlihat di Pasar Induk Beras Martoloyo, Selasa (31/1/2012).

Penurunan harga tersebut diperkirakan sebagai dampak penyaluran beras miskin (raskin) bulan Januari dan Februari, serta meningkatnya pasokan, seiring dengan panen yang berlangsung di beberapa wilayah, seperti Kudus, Demak, dan Grobogan.

Mahrudi (34), pedagang beras di Pasar Induk Beras Martoloyo, mengatakan, harga grosir (pembelian di atas satu ton) untuk beras C4 kualitas pertama turun dari Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 7.500 per kilogram, sedangkan harga beras C4 kualitas kedua turun dari Rp 7.800 per kilogram menjadi Rp 7.400 per kilogram.                      

Menurut dia, penurunan harga beras karena saat ini pasokannya banyak. Pasokan beras diperoleh dari wilayah Demak, Kudus, Pati, dan Grobogan, yang saat ini tengah memasuki panen. Selain itu, penurunan harga beras juga sebagai dampak disalurkannya raskin dua bulan (bulan Januari dan Februari), pada akhir Januari ini.

Asikin (35), pedagang bahan pokok di Pasar Pagi Kota Tegal, mengatakan, harga beras eceran juga mulai turun. Harga beras C4 kualitas pertama yang sebelumnya Rp 8.500 per kilogram, saat ini sekitar Rp 8.000 per kilogram.

Meskipun harga turun, kualitas beras yang dihasilkan kurang bagus. Kebanyakan beras berwarna hitam dan tidak tahan disimpan dalam waktu lama, karena proses pengeringan gabah tidak sempurna. "Karena cuaca hujan, penjemuran tidak maksimal," katanya.

Oleh karena itu, para pedagang tidak berani kulakan atau membeli beras dalam jumlah banyak. Saat ini, Asikin memilih menghabiskan persediaan beras yang dimilikinya. Selain tidak awet, diperkirakan harga beras akan kembali turun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau